Lifestyle

Maquinn Kembali Harumkan Nama Indonesia Lewat Realm of Silence

Maquinn Couture kembali mengharumkan Indonesia di belahan Eropa


Maquinn Kembali Harumkan Nama Indonesia Lewat Realm of Silence
Busana rancangan Maquinn Couture untuk Fashion Film "Realm of Silence".

AKURAT.CO  Maquinn Couture kembali mengharumkan Indonesia di belahan Eropa. Rumah mode besutan kakak-adik Janice Setyawan dan Benita Setyawan ini baru saja meluncurkan Fashion Film bertajuk “Realm of Silence”. Berlatar di Palazzo Emilio Turati di Italia,  Realm of Silence memamerkan gaun pengantin mewah couture bergaya Eropa. Kerya anak bangsa ini pun mendapatkan apresiasi serta dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

“Palazzo Emilio Turati yang menjadi lokasi film ini, amat serasi dengan gaun-gaun koleksi terbaru maquinn dan keduanya melebur dengan sangat baik dalam film ini,” kata Janice dalam konferensi pers virtualnya beberapa waktu lalu. 

Ada lima gaun yang dipamerkan dalam “Realm of Silence”, dengan gaun utama berwarna putih dan terlihat paling elegan di antara gaun lainnya.  Gaun utama yang ditampilkan menghabiskan waktu pengerjaan selama 1800 jam atau 150 hari untuk memastikan gaun itu menonjolkan karakter elegan.

“Dibutuhkan 1800 jam untuk mengerjakan satu gaun ini. Dalam pembuatannya, kami mengombinasikan beragam teknik, termasuk embroidery dan beading. Selain itu, untuk mempertegas keindahan gaun, kami juga menyematkan ribuan laser cut hydrangea applique,” papar Janice.

“Kalau dilihat di gaun utama itu ada tampak seperti motif bunga. Itu memang bukan motif, itu memang diaplikasian sendiri jadi ada 900 laser cut flower kita pasang sendiri dengan hand stitch (jahit tangan) jadi bisa menghasilkan efek 3 dimensi dan natural. Ini realisasi dari bunga white hydrangea,” tambah Benita. 

Fashion Film “Realm of Silence” itu memiliki cerita tentang empat patung yang menghiasi istana sesosok Ratu yang elegan. Namun jika normalnya patung merupakan benda mati, maka dalam karya Janice dan Benita kedua patung itu dapat hidup saat Ratunya tak berada di sekitar mereka.

Empat patung itu di awal pertunjukan terlihat sibuk masing-masing dengan balutan gaun pestanya yang dicocokan dengan karakter dari tiap model. Hingga akhirnya sang Ratu kembali, secara berangsur- angsur patung- patung itu kembali ke tempat awalnya untuk mendampingi Ratu.

Bila diperhatikan dengan seksama, keempat patung tersebut merepresentasikan karakter yang berbeda-beda dalam diri seorang manusia.

Label maquinn meyakini bahwa sesungguhnya setiap manusia itu unik karna memiliki beragam sisi dalam dirinya yang muncul silih berganti dalam hidup sehari-hari.

Irma Fauzia

https://akurat.co