Ekonomi

Mantap! Relaksasi Pajak Mampu Buat Lonjakan Penjualan Mobil Hingga 758,68 Persen

PPnBM-DTP memberikan kenaikan penjualan 758,68% YoY untuk kendaraan mobil pada kuartal  II, 2021.


Mantap! Relaksasi Pajak Mampu Buat Lonjakan Penjualan Mobil Hingga 758,68 Persen
Pengunjung memilih kendaraan di bursa mobil bekas, kawasan Blok M, Jakarta, Rabu (23/9/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO  Menteri perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan relaksasi Diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) memberikan kenaikan penjualan 758,68% YoY untuk kendaraan mobil pada kuartal  II, 2021.

Agus mencatat pada kuartal II, 2021 tercatat penjualan mobil mencapai 206,44 ribu unit. Sedangkan pada kuartal I, 2021 adalah 187,03 ribu unit. jika dibandingkan dengan  kuartal II-2020, penjualan mobil tercatat sebanyak 24,04 ribu unit.

"Volume penjualan mobil langsung naik ketika kita lihat kuartal II-2020 sangat tertekan. sudah mulai ada peningkatan dan kuartal kedua tahun ini  baik sekali," kata Menperin dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/8/2021).

Ia juga mencatat penjualan sepeda motor pada kuartal II, 2021 tumbuh sebesar 268% YoY.

Untuk penjualan sepeda motor pada kuarta II, 2020 mencapai 313.630 unit. Kemudian meningkat menjadi 1,29 juta unit pada kuartal, I 2021 dan 1,16 juta unit pada kuartal II, 2021 jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Seperti diketahui, sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM DTP terhadap pembelian mobil baru. Program ini dimulai untuk mobil penumpang 1.500cc dengan kandungan lokal tertentu.

Skemanya, per tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100 persen, Juli-Agustus 50 persen, dan Oktober-Desember 25 persen.

Seiring perkembangan implementasi kebijakan tersebut, kinerja industri otomotif dan penjualan mobil di tanah air menunjukkan tren yang positif.

“Pemerintah memang akan melakukan evaluasi per tiga bulan untuk melihat dampak dari diskon PPnBM DTP untuk pembelian mobil baru,” ungkap Agus.

Pada Maret saat awal diberlakukan diskon PPnBM ini, sudah ada kenaikan penjualan mobil baru hingga 28,85 persen. Bahkan, pada April 2021, lonjakan penjualan mencapai 227% dibanding periode yang sama tahun 2020 lalu (year on year/yoy).

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021 naik 5,9 persen yoy menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan. 

Melihat respons dan efek positif tersebut, pemerintah akan melakukan perpanjangan fasilitas PPnBM DTP 100% untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500cc hingga bulan Agustus 2021. Selanjutnya, periode untuk diskon PPNBM DTP 50% diperpanjang menjadi bulan Desember 2021.

Usulan perpanjangan diskon PPNBM DTP ini sebelumnya telah disampaikan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).  []