Ekonomi

Mantap! Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Menuju Level Positif

Menko Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai menuju level positif.


Mantap! Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Menuju Level Positif
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pada saat teleconference bersama media di kantornya, Jakarta. (AKURAT.CO/Andoy)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai menuju level positif dengan pertumbuhan di kuartal I-2021 yang mencapai minus 0,74 persen YoY.

"Dilihat rebound di 2021, sesuai dengan apa yang diperkirakan kuartal I-2021 masih minus konsumsinya. Yang positif konsumsi pemerintah sebesar 2,96 persen, peran anggaran dongkrak pertumbuhan konsumsi pemerintah," katanya saat konferensi pers virtual, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Airlangga mengatakan, indikator tren positif juga terlihat dari berbasis kepada harga konstan pada kuartal I-2021 terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp2.703 triliun atau yang mendekati kuartal I-2020.

Kemudian, jika dilihat dari sisi permintaan (demand side) berbagai indikator menunjukkan tren positif ataupun proyeksi membaik di tahun 2021. Meskipun konsumsi rumah tangga minus 2,23 persen, namun lebih baik daripada kuartal IV-2021.

"Kemudian kalau kita lihat dari sisi pembentukan modal tetap bruto kita bisa melihat bahwa di kuartal I terjadi perbaikan yaitu minus 0,23 persen. Demikian pula ini nanti dari segi ekspor dan impor Pak Menteri Perdagangan akan menjelaskan di mana ekspor kita memang meningkat tumbuh 6,74 persen kemudian pula impornya 5,27 persen jadi ekspor dan impornya sudah pada tren yang sehat," papar Airlangga.

Jika dilihat dari aktivitas produksi, masih kata Airlangga, sektor industri pengolahan kuartal I-2021 sudah naik ke minus 1,38 persen. Kemudian, sektor perdagangan eceran juga meningkat minus 1,23 dari kuartal sebelumnya.

"Demikian pula sektor transportasi, sektor pergudangan juga sudah membaik demikian pula sektor akomodasi, sektor mamin walaupun masih negatif," katanya.

Kemudian, dilihat dari pertumbuhan belanja terjadi lonjakan pada April di mana belanja nasional naik 32,48 persen dan juga bisa melihat dari penggunaan kartu kredit dan ATM, serta yang lain juga sudah mencapai Rp668,7 triliun. Terlebih lagi, transaksi digital banking tercatat mencapai Rp3.025,6 triliun.

"Selain itu mobility index dari segi sektor di grocery retail, kemudian workplace  berada pada tren positif. Nah, pemerintah terus akan melakukan kegiatan-kegiatan yang kemarin dilaksanakan di sektor otomotif," katanya. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co