Olahraga

Mantan Sekjen PB Perpani Sebut Riau Ega dan Kolega Patut Dipertahankan


Mantan Sekjen PB Perpani Sebut Riau Ega dan Kolega Patut Dipertahankan
Pemanah Indonesia, Riau Ega Agatha Salsabila, saat beraksi di semifinal nomor recurve perorangan Asian Games Jakarta-Palembang 2018 di Lapangan Panahan, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8). (ANTARA/Aditya Pradana Putra)

AKURAT.CO, Pencoretan tiga nama atlet panahan terbaik Indonesia sampai saat ini masih terus menimbulkan polemik. Salah satunya datang dari mantan Sekjen Pengurus Besar Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PB Perpani), Rizal Barnadi yang menilai bahwa sebenarnya kemelut tersebut tidak seharusnya terjadi.

“Kemelut ini harusnya tidak perlu terjadi jika semua pihak lebih mengutamakan kepentingan prestasi panahan di Olimpiade Tokyo 2021,” kata Rizal melalui pesan singkat, Jumat (21/8).

PB Perpani mencoret Riau Ega Agata Salsabila, Diananda Choirunisa dan Asiefa Nur Haensa daftar atlet pemusatan latihan nasional Olimpiade Tokyo dengan alasan indisipliner dan memaksakan kehendak untuk menjadikan Denny Trisjanto sebagai pelatihnya.

“Penolakan Denny Trijanto menjadi pelatih pelatnas itu masalah klasik. Saat persiapan pelatnas panahan SEA Games Manila 2019  pun pernah terjadi. Namun, pak Kelik selaku Ketua Umum PB Perpani mampu menyelesaikannya dengan mengakomodir semua kepentingan,” sambung Rizal.

Ketika disinggung persoalan apa yang menyebabkan terjadinya penolakan Denny, Rizal tidak ingin berkomentar lebih jauh. Namun, ia mengatakan ketua PB Perpani saat ini, Illiza Sa’aduddin seharusnya bisa mencari akar permasalahan tersebut sehingga tidak terjadi lagi kemelut seperti itu.

Masih menurut Rizal, jika Indonesia ingin meraih medali Olimpiade Tokyo 2021 dari cabang olahraga panahan seperti saat Olimpiade Seoul 1988, PB Perpani harus mempertahankan ketiga atlet asal Jawa Timur tersebut. 

Apalagi, Riau Ega dan Diananda sudah membuktikan kemampuannya dengan merebut tiket Olimpiade Tokyo 2021 setelah meraih medali perunggu nomor recurve putra dan Diananda meraih perak di recurve putri.

“Mereka pantas dipertahankan karena mereka pemanah terbaik Indonesia saat ini. Dan, kita juga harus mengakui bahwa Denny Trisjanto adalah pelatih terbaik,” sambung Rizal.

“Bukan hanya mencetak Riau Ega dan Diananda, tetapi Denny yang menjadi Ketua Umum Pengprov Perpani Jatim yang paling sukses memimpin organisasi panahan dengan mencatat satu-satunya Pengprov Perpani yang meloloskan atletnya tampil di semua nomor yang dipertandingkan pada PON Papua 2021.”[]