Olahraga

Mantan Pelatih PBSI Sebut Attitude Kevin di Lapangan Sah-sah Saja

Mantan Pelatih PBSI Sebut Attitude Kevin di Lapangan Sah-sah Saja
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya melakukan serangan kepada pebulu tangkis ganda putra Cina Liang Wei Keng dan Wang Chang pada babak semifinal Daihatsu Indonesia Master 2022 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6/2022). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO - Mantan pelatih ganda putra pelatnas PBSI, Sigit Pamungkas menyebut attitude atau kelakuan tengil Kevin Sanjaya merupakan hal yang sah-sah saja dilakukan. Ia juga sering menuai kontroversi karena aksi tersebut.

Kevin Sanjaya kerap memancing emosi lawannya di lapangan, dengan gerakan-gerakan yang provokatif dan membuat penonton ikut geregetan melihat aksi tengilnya itu.

"Kalau saya sih sah-sah saja (melihat aksi Kevin). Kan di situ ada wasit, kalau beliau tidak suka, ada kartu merah, kartu kuning," jelas Sigit Pamungkas via Jebreeet Media.

baca juga:

"Dia kalau nggak begitu, nggak bisa main. Dia kalau sopan, nanti kalah terus, gimana. Nanti yang pendiem disuruh, kamu tengil dikit dong, ya kagak bisa dia. Kayak Hendra (Setiawan), suruh dia tengil, mana bisa main dia."

Nama Kevin Sanjaya Sukamuljo mendadak jadi trending topik di media sosial. Pasalnya, perseteruannya dengan pelatih Herry Iman Pierngadi akhirnya terungkap di media.

Kevin dikabarkan tidak akur dengan sang pelatih, bahkan sudah tidak pernah lagi berlatih bersama Herry IP di Pelatnas. Menurut Herry IP, ia tak terima karena Kevin Sanjaya tidak datang dalam latihan, sehingga ia sudah menutup kesempatan untuk anak asuhnya tersebut.

Sementara dari sudut pandang Kevin, ia tak terima karena Herry IP mengkritiknya langsung di media, dan akhirnya mulai tercipta perang dingin. Persoalan indisipliner Kevin Sanjaya bukan satu-satunya sifat yang membuat atlet ganda nomor satu dunia itu dikritik. 

Sigit: Beri Perlakuan Berbeda untuk Kevin Sanjaya

Menyinggung soal Hendra, Sigit Pamungkas adalah sosok pelatih yang mengantarkan pasangan Hendra Setiawan/Markis Kido meraih medali emas Olimpiade 2008.

Menurut Sigit, ada strategi khusus untuk melatih pasangan Hendra Setiawan/Markis Kido, sampai akhirnya mencapai puncak kejayaannya di sektor ganda putra dunia.

"Dia (Kido dan Hendra) itu belum jadi (juara), sudah bisa beli mobil, tapi sama saya nggak boleh, awas kalau kamu beli mobil, saya nggak latih, dia pun menurut."

"Nanti setelah juara, (sesuai yang) saya minta, oke kamu boleh, kesampaian dia, baru bisa beli mobil. Karena biasanya gitu, sudah bisa kebeli mobil, hawanya tuh, fokus latihannya hilang, maunya bawa mobil aja."

Sementara untuk kasus Kevin Sanjaya, Sigit menekankan bahwa perlu ada perlakukan yang berbeda untuk Kevin yang memang sudah bekerja keras sejak usia muda.

"Kevin itu sewaktu saya masih di Pelatnas, saya sudah mendengar di Djarum ini anak spesial, berbakat," kata Sigit Pamungkas.

"Kalau saya melihat orang berbakat itu bukannya bakat asli, mereka melihat bakat setelah orang sudah jadi, padahal bakat itu proses dari awal, dari kecil."

Maka dari itu, menurut Sigit, tidak ada masalah andai Pelatnas PBSI memberikan perlakuan yang sedikit berbeda pada Kevin Sanjaya yang sudah jadi pemain bintang.

"Binpres turun tangan, panggil keduanya, duduk berdua. Kevin bagaimana maunya, pelatih gimana maunya. Pelatih harus bijak, pemainnya juga harus bertanggung jawab," jelas Sigit.

3 Partner yang Cocok Dampingi Kevin Sanjaya

Jika hubungan Kevin Sanjaya dan Herry IP sudah tak bisa diperbaiki lagi, maka salah satu dari mereka mungkin harus keluar dari Pelatnas, dan hal itu menjurus pada Kevin.

Kevin Sanjaya bisa melanjutkan karirnya sebagai pemain profesional, namun, tentu ia tak bisa lagi bersama Marcus Gideon yang saat ini berstatus pemain Pelatnas PBSI.

Beberapa opsi mulai muncul. Kevin Sanjaya bisa kembali berpasangan dengan partner lawasnya, Alfian Eko Prasetya, yang baru saja menjuarai International Series 2022.

Kevin Sanjaya juga mungkin CLBK dengan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira, seperti sebelumnya saat mereka pernah meraih titel juara Indonesia Masters 2016 silam.

Kevin Sanjaya juga bisa berpindah haluan, menjajal ganda campuran dengan Melati Daeva Oktavianti, karena Praveen Jordan kini masih pemulihan cedera pinggang.

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com