News

Mantan Dirut Asabri Sonny Widjaja Dituntut 10 Tahun Penjara

Sonny Widjaja dinilai terbukti melakukan pidana korupsi.


Mantan Dirut Asabri Sonny Widjaja Dituntut 10 Tahun Penjara
Mantan Dirut Asabri Sony Widjaja jalani sidang tuntutan (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Mantan Direktur Utama PT Asabri Sonny Widjaja dituntut hukuman penjara 10 tahun penjara. Terdakwa kasus mega korupsi Asabri tersebut dinilai terbukti melakukan pidana korupsi.

Tuntutan itu dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/11/2021).

“Menyatakan Sonny terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primer Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata JPU.

Terdakwa dinilai terbukti melanggar UU 20/2001 tentang perubahaan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Kami menuntut supaya majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi pada PN Jakarta Pusat yang memeriksa dan mengadili perkara tindak pidana korupsi terhadap terdakwa Sony Wijaya untuk menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Sony dengan pidana penjara selama 10 tahun, dikurangkan sepenuhnya dengan masa tahanan terdakwa selama di tahanan, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan di dalam rutan,” beber JPU.

Selain menuntut hukuman pidana, Sonny juga diharuskan membayar denda sebesar Rp750 juta dengan ancaman 6 bulan penjara pidana jika tidak mampu membayar. Tidak hanya itu saja, Sonny diminta membayar uang pengganti senilai Rp 64,5 Miliar.

Jika tak mampu membayar uang pengganti, Sonny akan dipenjara selama 5 tahun. Jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita oleh Kejaksaan dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

Diketahui, dalam kasus tersebut terdapat 8 terdakwa yaitu Mantan Dirut Asabri, Mayjen Purn Adam Rahmat Damiri, Letjen Purn Sonny Widjaja sebagai Direktur Utama PT Asabri periode 2016-2020, Bachtiar Effendi sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asabri periode 2012-2015.

Kemudian ada Hari Setianto sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2013-2019, Lukman Purnomosidi sebagai Presiden Direktur PT Prima Jaringan, Heru Hidayat sebagai Presiden PT Trada Alam Minera, dan Jimmy Sutopo sebagai Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relations.

Satu terdakwa lainnya adalah Benny Tjokrosaputro sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk. Namun, perkara Benny belum sampai pada pembacaan tuntutan dan masih pada tahap pemeriksaan saksi, sehingga belum sampai pada proses pembacaan tuntutan. []