Olahraga

Mantan Bos F1 Kritik Pembatasan Anggaran Tim


Mantan Bos F1 Kritik Pembatasan Anggaran Tim
Mantan bos Formula 1, Bernie Ecclestone, tak yakin F1 2020 bisa terlaksana. (STRAITSTIMES)

AKURAT.CO, Mantan bos Formula 1 (F1), Bernie Ecclestone, mengkritik keputusan Liberty Media selaku pengelola F1 yang menerapkan pembatasan anggaran tim. Regulasi yang sudah disetujui Federasi Otomotif Internasional (FIA) itu akan diterapkan pada F1 2021 nanti.

Ecclestone menilai F1 tak seharusnya memotong anggaran tim, terlebih lagi hanya memangkasnya hanya sekitar 5 juta Dollar AS (sekitar Rp 73 miliar) secara berskala. Menurutnya, masih ada hal yang lebih penting untuk dilakukan agar F1 lebih kompetitif.

"Itu semua sampah. Mereka hanya memikirkan soal 5 juta Dollar AS, yang mana hanya sebagian kecil dari anggaran mereka. Sementara, masih ada hal lain yang harus dikerjakan," ujar Eccelestone sebagaimana dikutip dari Planet F1.

baca juga:

"F1 tentang orang-orang yang terlibat, bukan soal uang. Uang dijadikan sebagai ego dalam kompetisi ini ketimbang kompetisi yang sebenarnya di mana seseorang mengeluarkan anggaran lebih banyak. Tapi, publik sama sekali tidak peduli tentang itu."

Nantinya, anggaran setiap tim akan dibatasi 145 juta Dollar AS (sekitar Rp2,1 triliun) mulai musim depan. Berlanjut di musim selanjutnya di mana setiap tim hanya diperbolehkan mengeluarkan dana sebesar 140 juta Dollar AS (sekitar Rp2,07 triliun). Diikuti dengan pembatasan anggaran menjadi 130 juta Dollar AS (sekitar Rp1,9 triliun) di tahun berikutnya.

Selain itu, F1 juga mengubah regulasi terkait pengembangan mobil, khususnya aerodinamis. Contoh, bagi Tim yang sedang unggul dalam papan klasemen, akan mendapat jatah waktu yang lebih sedikit untuk menguji jet darat mereka di windtunnel (terowongan angin untuk menguji aerodinamis).

"Orang-orang menyaksikan F1 sebagai kompetisi, bukan hanya untuk mengetahui siapa yang akan menang. Setiap mesin jelas dipengaruhi oleh setiap insinyur (mekanik), tapi apakah publik ingin tahu itu? Saya pikir tidak. Mereka hanya ingin balapan yang bagus," pungkas Ecclestone.[]