Lifestyle

Manfaat Sleep Training Pada Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Sleep training merupakan teknik untuk membuat bayi yang tertidur tanpa bantuan. Sleep training  dapat dilakukan saat bayi sudah berusia enam bulan


Manfaat Sleep Training Pada Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua
Ilustrasi - Manfaat sleep training pada bayi yang wajib diketahui orang tua (Unsplash/Kendra Wesley)

AKURAT.CO Sleep training atau pelatihan tidur merupakan teknik perilaku untuk membuat bayi yang tertidur tanpa bantuan Bunda.

Sleep training juga mengajarkan bayi cara untuk kembali tidur ketika dia terbangun pada malam hari. Seperti diketahui, terbangun pada malam hari adalah bagian normal dari siklus tidur, bahkan untuk orang dewasa.

Setelah sleep training berhasil, bayi sering mendapatkan tidur yang lebih baik, sembilan hingga 12 jam di malam hari. 

baca juga:

"Pada dasarnya, Bunda membuat bayi menyadari bahwa mereka dapat menidurkan atau menenangkan diri sendiri,” kata Dokter Anak Noah Schwartz, MD, dikutip AKURAT.CO, Jumat (1/7/2022). 

“Ini adalah keterampilan pengembangan yang perlu bayi pelajari," imbuhnya. 

Tentu saja, sleep training tidak mudah. Beberapa bayi mampu melakukannya dengan cepat dan mudah. Yang lain mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan untuk melakukannya.

Sebagai ibu, kamu mungkin akan merasa khawatir. Apakah bayi sudah cukup umur? Teknik apa yang paling berhasil untuk membuatnya tidur sepanjang malam?

Jumlah waktu yang diperlukan untuk melatih bayi tidur dengan sukses akan tergantung pada metode apa yang Bunda pilih (cry it out, ferber, check and console, fading method).

Tetapi secara umum, itu akan memakan waktu sekitar tiga hingga empat malam. Beberapa metode mungkin memakan waktu lebih lama daripada yang lain. 

"Sebagian besar tergantung pada orang tua yang memiliki rencana dan konsisten dengan metode sleep training yang mereka pilih. Jika telah mencoba untuk melatih bayi selama dua minggu tanpa hasil, ada baiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter anak," jelas Schwartz.

Ingat, Bunda tidak wajib melakukan sleep training untuk Si Kecil. Bayi pada akhirnya akan belajar tidur sendiri.

Namun, sleep training efektif dan menawarkan manfaat yang signifikan bagi bayi dan orang tua.

Selain itu, tidak ada bukti efek jangka panjang yang negatif dari sleep training ini. 

Manfaat sleep training untuk bayi

  • Lebih gampang untuk tertidur.
  • Bangun lebih sedikit di malam hari.
  • Bayi dapat kembali tertidur sendiri ketika mereka terbangun di malam hari
  • Memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Sementara itu, orang tua juga akan:

  • Tidur lebih banyak
  • Mendapatkan tidur yang berkualitas
  • Berada dalam suasana hati yang lebih baik
  • Dorong keterikatan yang aman dengan bayi. Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan ikatan bayi-orang tua sedikit meningkat setelah sleep training yang berhasil

Melansir Sleep Foundation, sleep training  dapat dilakukan saat Si Kecil sudah berusia enam bulan. Meski begitu, Bunda bisa memulainya lebih cepat, empat bulan, atau selambat-lambatnya sembilan bulan.

Tidak perlu merasa terlambat, beberapa bayi lebih cocok memulai sleep training pada usia sembilan bulan  karena mereka tidak lagi perlu makan di malam hari pada usia ini.

"Pada usia ini (empat bulan), bayi biasanya sudah cukup besar untuk belajar menenangkan diri, dan mungkin tidak lagi membutuhkan makan malam. Selain itu, sekitar empat bulan, siklus tidur bayi mulai matang dan ritme sirkadiannya (siklus hormonal yang mengatur siklus tidur-bangun) mulai berlaku," jelas Schwartz.

Jika Bunda tidak yakin apakah bayi cukup besar atau siap memulai sleep training, tanyakan kepada dokter anak untuk mendapatkan "lampu hijau" terlebih dahulu.