Lifestyle

Mandi Air Dingin vs Hangat Setelah Olahraga, Sehatan Mana?

Mandi menggunakan air dingin maupun air hangat sama-sama baik untuk tubuh


Mandi Air Dingin vs Hangat Setelah Olahraga, Sehatan Mana?
Ilustrasi mandi (ODDITYCENTRAL.COM)

AKURAT.CO, Sehabis berolahraga, kamu cenderung memilih mandi menggunakan air dingin dibandingkan air hangat. Kamu merasa mandi dengan air dingin lebih mempu membuat tubuh lebih segar. Namun, ada juga yang menilai mandi menggunakan air hangat jauh lebih sehat. Manakah yang lebih baik?

Ternyata, mandi menggunakan air dingin maupun air hangat sama-sama baik untuk tubuh.

Dilansir Akurat.co dari Sun Dried, olahraga mengobarkan tubuh dan peradangan bukanlah hal yang baik. Air dingin berfungsi sebagai anti-inflamasi dan dapat membantu kamu pulih lebih cepat setelah berolahraga. Mandi air yang sangat dingin atau mandi es juga dapat mengurangi DOMS (nyeri otot) yang kamu alami setelah latihan karena mempercepat proses pemulihan dan membantu perbaikan otot.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mandi menggunakan air dingin dapat mengurangi peradangan, pembengkakan, menguatkan otot dan persendian sehingga mengurangi rasa sakit (seperti halnya cedera) yang dialami setelah berolahraga.

Ya, air dingin akan meredakan pembuluh darah yang berkontraksi sehingga mencegah pembengkakan dan memar. Ini juga mematikan ujung saraf yang memberi kamu pereda nyeri instan. Inilah mengapa banyak atlet menggunakan kompres es saat terluka. Salah satunya adalah Heptathlete GB Jessica Ennis-Hill. Ia bahkan pernah berdiri di wadah yang penuh es untuk membantu pemulihan kakinya.

Sama seperti air dingin, mandi menggunakan air hangat juga baik untuk hal lain. Kamu pasti sering melihat beberapa tempat gym premium menyediakan  kamar uap, sauna, dan hot tube untuk digunakan setelah berolahraga. Meskipun ini mungkin tampak seperti hanya untuk bersantai, tapi ada beberapa manfaatnya.

Sementara paparan dingin mengurangi aliran darah dan menyempitkan pembuluh darah, paparan panas justru sebaliknya. Jadi menghabiskan 20 menit atau lebih dalam sesi latihan sauna akan meningkatkan aliran darah ke otot. Ini dapat membantu untuk menyebarkan asam laktat yang terbentuk dan melepaskannya dari otot. Tidak hanya itu, air panas dan uap juga mengendurkan otot-otot dan meredakan ketegangan tubuh. Ini alasannya mandi menggunakan air hangat sangat cocok untuk melepas penat setelah berolahraga berat.

Nah, mandi menggunakan air dingin dan hangat tergantung pilihan masing-masing. Dokter Kristin Maynes menyarankan kamu mencari tahu jenis air yang cocok dengan tubuh, apakah hangat atau dingin, atau bahkan keduanya bergantian. Cobalah mandi air dingin lalu hangat. Cara ini membantu meningkatkan mobilitas struktur tubuh sehingga kekakuan tidak terjadi.

"Jika kamu aktif membantu pemulihan kamu setelah latihan yang intens (dengan) peregangan, yoga, dan lainnya kemudian mandi air hangat bergantian atau mandi air dingin akan membantu," kata dokter Kristin Maynes, seperti dilansir Shape.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu