News

Manajer Perusahaan Pinjol Ilegal di PIK Jakut Ditetapkan Tersangka

Polda Metro Jaya telah menetapkan manajer perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal berinisial V sebagai tersangka.


Manajer Perusahaan Pinjol Ilegal di PIK Jakut Ditetapkan Tersangka
Ilustrasi tersangka ( AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Polda Metro Jaya telah menetapkan manajer perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, berinisial V sebagai tersangka.

"Siang ini sudah kita tetapkan satu orang tersangka yaitu manajernya sebagai tersangka. Nanti untuk perkembangan lanjut terkait dengan penanganan kasus ini akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Auliansyah Lubis di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/1/2022). 

Auliansyah menerangkan, V bertanggung jawab dan membawahi kegiatan dari perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal yang baru beroperasi sejak Desember 2021 itu.

baca juga:

Atas perbuatannya, manajer berinisial V itu dikenakan Pasal 115 juncto Pasal 65 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Dirinya terancam hukuman 12 tahun penjara dan atau pidana denda paling banyak Rp12 miliar. 

Sebelumnya diberitakan, jajaran Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Jalan Pulo Maju bersama Golf Island Boulevard Blok G 7, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada Rabu (26/1/2022) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pinjaman online ilegal ini mengoperasikan 14 aplikasi.

Di antaranya, Dana Aman, Uang Rodi, Pinjaman Terjamin, Kantung Rupiah, Dana Induk, Dana Roket, Dana Online, Modal Uang, Tercepat, uang Tunai, Cashworld, Pinjaman Kedua, Lava dan Go Kredit.

Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan sebanyak 99 orang karyawan, termasuk manajer yang bekerja di kantor pinjol ilegal tersebut.

"Hari ini kami mengamankan satu orang manajer yang bertanggungjawab disini dan 98 karyawan," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (27/1/2022).