Olahraga

Manajer Bocorkan Nilai Tawaran Kontrak Suzuki untuk Mir

Tawaran tersebut diajukan sebelum Suzuki memutuskan mundur dari MotoGP mulai musim depan.


Manajer Bocorkan Nilai Tawaran Kontrak Suzuki untuk Mir
Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir ketika mengikuti tes di Sirkuit Mandalika. (TWITTER/@suzukimotogp)

AKURAT.CO, Manajer Joan Mir, Paco Sanchez mengungkapkan fakta mengejutkan perihal tawaran perpanjangan kontrak yang diterima pembalapnya dari Suzuki Ecstar. Ia menyebut bahwa Mir mendapatkan nilai tawar kontrak yang sangat kecil.

Masa depan Suzuki dan Mir menjadi salah satu topik pembicaraan hangat dalam dunia balap motor. Tim asal Jepang tersebut memutuskan untuk mundur dari MotoGP pada musim depan karena masalah finansial. Situasi itu membuat masa depan Mir tidak menemui kejelasan.

Mir yang merupakan juara dunia MotoGP 2020, sejatinya berniat untuk bertahan dan mengabdi untuk tim Suzuki. Dia bahkan bersedia untuk memperpanjang kontraknya yang akan habis pada akhir musim ini.

baca juga:

Namun, kedua belah pihak tidak menemui kata sepakat. Manajer Mir mengatakan, saat berdiskusi soal perpanjangan kontrak, pihak Suzuki mengajukan proposal yang nilainya jauh dari harapan.

“[Suzuki] membuat tawaran yang lebih buruk daripada tawaran rookie Joan,” kata Sanchez, dikutip dari laman Crash, Rabu (25/5). 

“Itu di Portimao. Kemudian ketika seri di Jerez, mereka berkata 'Oke, kami telah berpikir, kami akan meyakinkan [Suzuki] Jepang untuk mempertahankan kontrak [bayar] Anda saat ini [untuk 2023]’.

Permintaan Mir, kata Sanchez, sejatinya tidak muluk-muluk. Dia menyadari bahwa kondisi dunia saat ini masih dilanda oleh pandemi Covid-19 sehingga mereka bersedia menandatangani kontrak dengan nilai sewajarnya. Namun, hal itu akhirnya urung terwujud.

“Bagi kami itu baik-baik saja. Kami tidak meminta lebih banyak uang karena kami tahu situasi Covid. Kami tidak bisa meminta kontrak serupa dengan Marc Marquez atau uang yang diminta Fabio Quartararo dari Yamaha,” tutur Sanchez.

"Jadi kami berkata 'OK, kami senang dengan itu ... Kami akan menandatangani'."