Olahraga

Mampu Persembahkan Emas, Voli Pantai Incar Tiket Olimpiade 2024

Pada babak final nomor beregu putra, Indonesia berhasil menundukkan Thailand dengan skor 2-0.


Mampu Persembahkan Emas, Voli Pantai Incar Tiket Olimpiade 2024
Tim Voli Putra Indonesia memamerkan medali emas yang didapatkannya di SEA Games Hanoi 2021, Jumat (20/05). (NOC Indonesia/MP Media/Gilang Prambudi)

AKURAT.CO, Tim bola voli pantai putra Indonesia sukses menyumbangkan medali emas pada ajang SEA Games Hanoi 2021. Hasil ini diharapkan bisa menjadi langkah awal mengikuti rangkaian tur agar bisa lolos kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

Satu emas itu diraih lewat nomor beregu putra dengan mengalahkan Thailand 2-0. Adalah pasangan Indonesia 1, Ade Chandra Rachmawan/Mochammad Ashfiya yang berhasil menundukkan J. Surin/N. Banlue dengan skor 21-13 dan 21-18.

Sukses itu mampu dilanjutkan pasangan Indonesia 2, Gilang Ramadhan/Rendy Verdian Licardo yang tampil perkasa usai menang  21-17 21-15 kontra T. Pyhak/T. Poravid.

baca juga:

“Alhamdullilah Putra dua tim main baik hari ini. Modal untuk juara kita harus main baik dengan taktik dan strategi,” kata Manajer Tim Voli Pantai Indonesia, Slamet Muljono dikutip Tim Media CdM.

Sayangnya hasil serupa gagal diikuti tim beregu putri. Tim yang diperkuat Dhiya Juliana, Nur Artika Sari, Putu Dini Jasita, dan Sari Hartati takluk dengan skor 0-2 dari Thailand.

“Anak-anak putri juga main bagus, tetapi memang kalah jam terbang-nya. Dalam keadaan pandemi dua tahun tak ada tryout dan latihan last minute. Saya tetap bangga dengan penampilan mereka,” terang Slamet.

Meski begitu, torehan ini tidak membuat tim voli pantai puas. Mereka langsung mengalihkan fokus ke kualifikasi Olimpiade 2024. Cabor voli pantai memang berambisi mengirim wakilnya ke Olimpiade. Terakhir kali hal itu terjadi pada edisi 1996.

Ada dua jalur yang bisa ditempuh voli pantai untuk berlaga di Olimpiade 2024 yaitu lewat ranking dunia (17 peringkat teratas) atau kualifikasi zona Asia-Oceania. Tim voli pantai Indonesia ingin memaksimalkan kedua jalur itu.

“Semoga emas ini bisa menjadi jalan bagi kami untuk menuju panggung Olimpiade lagi. Kami tengah menyiapkan proposal karena kualifikasi tour series akan dimulai setelah Kejuaraan Asia pada Juli mendatang,” kata Slamet.

“Memang biayanya besar karena setidaknya kita harus ikut 12-15 tur untuk mengumupulkan poin Olimpiade, Tapi, Insya Allah jika anak-anak ini diberikan kesempatan, mereka bisa membuktikannya untuk bisa mengikuti jejak seniornya turun di Olimpiade.”