Rahmah

Memaknai Rahmat Allah sebagai Upaya Bebas dari Pandemi Covid-19

Puasa dan Pandemi Covid-19


Memaknai Rahmat Allah sebagai Upaya Bebas dari Pandemi Covid-19
Nudia Amburika dalam kultum Ramadan

AKURAT.CO Dunia masih diliputi pandemi Covid-19. Para ilmuan telah berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan berbagai cara. Pun demikian masyarakat telah melakukan protokol kesehatan secara ketat untuk menghadang lajur penularannya.

Nudia Amburika, S.Ag yang merupakan Dewan Asatidz Ponpes Luhur Al-Tsaqafah Jagakarsa, Jakarta Selatan menyebut, untuk melawan virus yang tidak terlihat itu kita harus banyak meminta tolong kepada Zat yang juga tidak terlihat yaitu Allah SWT. 

Dalam program kultum Ramadan Akurat.co, Selasa (04/05/2021) Ustaz Nudia menyebut bukti bahwa kita harus banyak meminta ampunan kepada Allah agar bebas dari pandemi adalah karena Allah memiliki sifat rahmat, yang artinya kasih sayang.

"Sifat rahmat atau kasih sayang Allah itu luar biasa. Bahkan menyebut kata rahmat (Allah), Al-Qur'an mengulang berbagai derivasinya sebanyak 19 kali. Itu sebagai bukti besarnya rahmat Allah." tegasnya.

Rahmat, lanjut Ketua Bidang Keagamaan Ponpes Luhur Al-Tsaqafah Jakarta itu, di dalam Al-Qur'an banyak maknanya, ada makna hijah, keselamatan, kesehatan, kekayaan, Al-Qur'an, Islam, surga dan lain sebagainya.

"Karena salah satu makna dari rahmat adalah kesehatan dan keselamatan, maka sangat perlu kita sebagai hamba Allah untuk memohon ampunan kepada Alah agar diturunkan rahmat dalam bentuk keselamatan bebas dari virus Corona dan selalu dilimpahkan kesehatan." pungkasnya.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu