News

Malah Ditepuki Penonton, 5 Orang ini Tewas di Tengah Pertunjukan, Mati saat Akting Gantung Diri 

Ceritaorang-orang yang meninggal dalam pertunjukan


Malah Ditepuki Penonton, 5 Orang ini Tewas di Tengah Pertunjukan, Mati saat Akting Gantung Diri 
Gambar hanya untuk ilustrasi (Business Insider)

AKURAT.CO, Bagi sebagian besar penampil, entah itu aktor, pemeran panggung maupun komedian, istilah 'The show must go on' pasti sudah tertanam dalam di benak mereka. Sehingga, terkadang, meski ada sesuatu  yang salah, para penghibur itu secara refleks tetap akan melanjutkan penampilan mereka.

Apalagi jika penampilan tersebut dilakukan secara langsung oleh profesional. Pemikiran untuk menghentikan pertunjukan di tengah-tengah, untuk alasan apa pun, tampaknya tidak terpikirkan.

Kendati begitu, sentimen mengagumkan seperti itu terkadang bisa berujung fatal, seperti halnya kematian. Para pemain ini tetap melanjutkan penampilan mereka di panggung meski mereka tahu sedang dalam kondisi tidak sehat. Hingga dalam banyak kasus, detik-detik saat  mereka tewas di panggung justru ditepuki penonton lantaran dianggap salah satu bagian dari pertunjukan.

baca juga:

Bagaimana saja kisahnya?

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO pada Rabu (11/5) memilih 5 kasus penampil yang tewas dengan pertunjukan tetap berlangsung.

1. 'Jangan Membicarakanku ketika Aku Pergi'

Malah Ditepuki Penonton, 5 Orang ini Tewas di Tengah Pertunjukkan, Mati saat Akting Gantung Diri  - Foto 1
 Pinterest

November 1986, Edith Webster tampil dalam produksi 'The Drunkard' di teater komunitas di Maryland, Amerika Serikat (AS). Webster, yang saat itu berusia 60 tahun telah memainkan peran sebagai seorang nenek di drama itu. Selama delapan tahun pula, penonton sudah hafal dengan peran Webster tersebut.

Namun, tak pernah ada yang menyangka jika Webster mengembuskan napas terakhir tepat ketika ia baru rampung menyanyikan lagu andalannya 'Please Don't Talk About Me When I'm Gone'.  Lagu itu jika diterjemahkan menjadi 'Jangan membicarakanku ketika aku pergi'.

Ketika selesai menyanyikan itu, Webster terlihat pingsan di panggung. Karena karakternya memang seharusnya mati selama komedi musikal itu, penonton pun tidak sadar. Alhasil, saat Webster tak bergerak di atas lantai, 200 penonton yang melihat langsung tertawa terbahak-bahak dan bertepuk tangan. Tepukan bahkan tetap menggemuruh meski pemeran lain memanggil layanan darurat. Penonton percaya bahwa aksi memanggil bantuan adalah bagian naskah.