News

Makin Genting, Anies Tambah 34 RS Covid-19, Dari 9710 Tempat Tidur Tersisa 10 Persen

Gubernur DKI Jakarta menambah 34 rumah sakit rujukan Covid-19. Total ada 9710 tempat tidur, namun hanya 10 yang tersisa.


Makin Genting, Anies Tambah 34 RS Covid-19, Dari 9710 Tempat Tidur Tersisa 10 Persen
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Lonjakan kasus COVID-19 di DKI Jakarta membuat fasilitas kesehatan di Ibu kota  mulai mengalami kekurangan  tempat tidur. Pasien Covid-19 yang terus meningkat membuat tempat tidur yang disediakan sebanyak 9.710 tersisa tinggal 10 persen. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak membantah hal itu. Sejak Covid-19 kembali melonjak, Pemprov DKI  telah menambah 34 rumah sakit  rujukan COVID-19, sehingga total ada  140 rumah sakit rujukan guna melayani warga Jakarta. 

"Per 17 Juni 2021 meningkat jadi 140 RS," kata Anies di Balai Kota DKI  Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Selasa (22/6/2021).

Dari seluruh  rumah sakit tersebut, total tempat tidur yang disediakan  mencapai 8.524,  sedangkan untuk  fasilitas kesehatan bagi pasien corona bergejala berat kapasitas tempat tidur di ruang ICU ditambah menjadi 1.186.

Anies melanjutkan, dari total rumah sakit yang menangani COVID-19, 13 rumah sakit milik Pemprov DKI (RSUD) dipakai hanya khusus menampung pasien corona. Pasien non Corona tidak bisa dilayani. 

"Kemudian RS Pemprov DKI Jakarta jumlahnya ada 32. Semua RS milik Pemprov digunakan untuk menangani COVID-19. Dari 32 itu ada 13 RS yang 100 persen  hanya untuk penangnanan COVID. 19 lainnya menampung pasien COVID sampai melebihi 60 persen kapasitas RS nya," tuturnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 DKI Jakarta kian menipis seiring ledakan kasus yang  terus meroket selama beberapa pekan terakhir ini.

Ariza mengaku hingga saat ini jumlah tempat tidur di seluruh rumah sakit sudah terisi hingga 90 persen. Ariza tidak menyebut total tempat tidur yang ada sekarang ini.

"Tempat tidur sampai 90 persen," kata Ariza

Tidak hanya tempat tidur di ruang isolasi biasa, di ruang ICU di seluruh rumah sakit rujukan itu juga ikut menipis. Sampai sekarang keterisiannya sudah mencapai 81 persen.

Ariza mengaku, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya melakukan penambahan fasilitas kesehatan ini agar pasien penyakit menular ini dapat tertangani dengan baik.

"ICU 81 persen, kami terus melakukan penambahan TT Dan ruang ICU, jadi bu Kadis juga sudah menyampaikan kepada pak Gubernur Dan pak Menteri kita upayakan dan Rusun di Nagrak sudah diisi," ucapnya.[]

Rizal Maulana

https://akurat.co