Ekonomi

Makan Cuma Boleh 20 Menit, Warteg: Kebijakan Ngawur, Bisa Tersedak-sedak!

Pembahasan soal aturan makan di rumah makan selama 20 menit menjadi banyak perbincangan netizen


Makan Cuma Boleh 20 Menit, Warteg: Kebijakan Ngawur, Bisa Tersedak-sedak!
Rumah Makan Warung Tegal (Warteg) (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO Pembahasan soal aturan makan di rumah makan selama 20 menit menjadi banyak perbincangan netizen. Aturan waktu makan tersebut pun cukup singkat menurut kebanyakan netizen.

Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan Level 3 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Mengkomentari hal tersebut, Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) menilai kebijakan tersebut aneh atau 'ngawur'.

"Ngawur kebijakan, mereka tidak pernah makan di warteg," kata Ketua Kowantara Mukroni saat dihubungi Akurat.co, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya tak bisa orang makan terburu-buru, apalagi orang tua. Ia bahkan mengatakan akan ada risiko lainnya jika terburu-buru makan di warteg.

" Yang makan di warteg ada orang tua terus kalau tersedak karena tergesa-gesa gimana. Apalagi sampai meninggal bukan karena Covid-19, tapi makan di warteg siapa yang tanggung jawab," ujarnya.

Selain itu tak mungkin rumah makan dapat menyiapkan hidangan dengan cepat, karena butuh proses yang lama seperti pedagang pecel lele tak mungkin hanya bisa dalam waktu 20 menit.

"Apalagi kalau makan pecel lele di pinggir jalan. Ada proses waktu, butuh waktu lebih dari 20 menit," serunya.

Kebijakan itu menurutnya malah justru dapat menyebabkan kecelakaan lebih fatal jika terburu-buru. Untuk itu, pihaknya menyatakan kebijakan tersebut sama sekali tak masuk akal untuk rumah makan.