News

Mahfud: Saat Ini Ada Kelompok Teror 'Anak Muda' yang Menyasar VVIP

Menkopolhukam Mahfud MD mengungkap adanya regenerasi aktor teror di Indonesia.


Mahfud: Saat Ini Ada Kelompok Teror 'Anak Muda' yang Menyasar VVIP
Menkopolhukam Mahfud MD saat konferensi pers usai acara Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Hotel Melia Purosani, Kota Yogyakarta, Senin (14/12/2020) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Menkopolhukam Mahfud MD mengungkap adanya regenerasi aktor teror di Indonesia. Konon, menurut Mahfud, saat ini ada gerakan kelompok teroris usia muda. Bahkan, kata dia, mereka dilatih khusus untuk menjalankan operasi teror dengan menyasar orang-orang terpenting di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam sambutannya di acara Penyerahan Hasil Evaluasi dan Rekomendasi Kebijakan Kementerian atau Lembaga di Bidang Kesatuan Bangsa, Kamis (17/12/2020). Di tengah para tamu undangan, Mahfud mengatakan, baru saja mendapatkan informasi dari intelijen negara ihwal adanya upaya melakukan terorisme.

Kelompok muda yang telah dilatih khusus itu, kata dia, sudah terdeteksi dan informasinya sedang menyiapkan rencana teror. Namun, Mahfud tak merinci siapa tokoh terpenting yang disasar kelompok teror itu.

"Bahkan saya dapat informasi ada sekelompok anak-anak muda yang dilatih di suatu tempat khusus untuk meneror VVIP. Saya dapat foto latihannya juga," kata Mahfud.

Anak-anak muda itu, kata dia, telah dibekali pengetahuan seputar pemahaman dan dan ideologi radikalisme. Dengan itu, anak-anak muda tersebut akan melancarkan aksinya berkedok aksi jihad.

"Nah, yang seperti ini jadi ideologi itu radikalisme yang mengarah, menghantam ideologi itu satu intoleran, dua yang lebih parah dari itu adalah teror. Teror itu karena paham jihadis. Paham jihad yang salah," ucap Mahfud.

Mantan Ketua MK itu menambahkan, saat ini, paham radikalisme atau ideologi kekerasan berkedok jihad itu mulai kembali bermunculan. Kehadiran ituologi kekerasan itu menjadi tantangan bagi masyarakat Indonesia.

"Jadi radikalisme sedang ada di tempat kita. Mengebom, membikin kerusuhan dan sebagainya di berbagai tempat" kata Mahfud.

Mahfud lalu mengungkap adanya skenario kejahatan para pelaku teror itu. Menurut dia, saat ini kepolisian telah menangkap 23 orang teroris dari berbagai tempat. Mereka, kata dia, tengah bersiap diri melancarkan aksi teror mereka dari mulai mengebom hingga membuat kerusuhan di berbagai tempat.

"Polisi menangkap 23 orang teroris dari berbagai tempat yang kemudian dikumpulkan di Lampung itu lalu diangkut ke Jakarta, sebanyak 23 orang itu sudah mempersiapkan kegiatan-kegiatan teror. Mengebom, membikin kerusuhan dan sebagainya di berbagai tempat," tutupnya.[]