News

Mahfud MD: Satgas Saber OTT 43 Ribu Kasus Pungli dalam 5 Tahun Terakhir

Mahfud berujar, 43 ribu kasus ini terjaring lewat OTT Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pungli yang dibentuk 5 tahun lalu.


Mahfud MD: Satgas Saber OTT 43 Ribu Kasus Pungli dalam 5 Tahun Terakhir
Ilustrasi (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap sekitar 43 ribu kasus pungutan liar (pungli) berhasil diusut sejak 2016 silam.

"Ada 43 ribu lebih (kasus) kita melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan)," kata Mahfud di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat (24/9/2021).

Mahfud berujar, 43 ribu kasus ini terjaring lewat OTT Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pungli yang dibentuk 5 tahun lalu.

"Kita serahkan yang berwajib untuk ditindak secara hukum," ujarnya.

Sesuai Perpres Nomor 87 Tahun 2016, lanjut Mahfud, Saber Pungli dibentuk demi mengawasi pelaksanaan tugas-tugas di birokrasi terkait dengan pelayanan publik agar bersih dari pungutan liar. Dia menegaskan tindakan suap dan pungli adalah sebuah bentuk korupsi yang harus ditindak.

Satgas Saber Pungli diketuai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto, bekerja sama dengan Kejaksaan Agung dan Pemda untuk pelaksanaannya di daerah.

"Alhamdulilah kita sudah sangat berkurang pungli itu. Karena ada Saber Pungli yang selalu memata-matai dan menyelidiki," sebut Mahfud.

Satgas Saber Pungli ini, kata Mahfud telah terbentuk di 15 provinsi se-Indonesia, termasuk DIY yang baru dicanangkan hari ini.

Harapannya, Satgas ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang menemukan atau bahkan menjadi korban pungli.

"Karena ini soal moral, ada saja orang cari akal (untuk pungli). Kalau saudara menemukan itu silahkan laporkan ke saber pungli," tegas Mahfud.

Masyarakat sendiri sebenarnya kini ikut serta mengantisipasi atau meminimalisir tindak pungli di berbagai instansi dengan memanfaatkan layanan publik berbasis elektronik. Seperti dalam pembuatan KTP, SIM, STNK, membayar pajak, PBB, mengurus perizinan, dan lain sebagainya.

"Pelayanan publik sekarang kan sudah elektronik, tinggal pencet keluar," tutupnya.[]