News

Mahfud MD Pimpin TGIPF Kanjuruhan

Mahfud MD Pimpin TGIPF Kanjuruhan
Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) memberikan keterangan pers usai menerima hasil laporan pemantauan dan penyelidikan peristiwa kematian Brigadir J dari Komnas HAM di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (12/9/2022). Berdasarkan laporan yang disusun Komnas HAM bersama Komnas Perempuan disimpulkan terjadi (Antara Foto)

AKURAT.CO, Pemerintah membentuk tim independen untuk mengungkap terang insiden Kanjuruhan. Kepastian mengenai hal ini disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD.

"Untuk mengungkap kasus atau peristiwa Kanjuruhan yang terjadi pada tanggal 1 oktober 2022, maka pemerintah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) yang akan dipimpin langsung oleh Menkopolhukan yang keanggotaannya akan ditetapkan paling lama dalam 24 jam kedepan," kata Mahfud, Senin (3/10/2022). 

Mahfud menyampaikan TGIPF yang akan dipimpin oleh dirinya bakal diisi stakeholder lintas kementerian, organisasi profesi bola dan masyarakat. 

baca juga:

"Nantinya (TGIPF) akan terdiri dari kementerian yang terkait, kemudian organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi dan media massa. Nanti akan diumumkan secepatnya," ujarnya. 

Mahfud mengungkapkan, tim segera bekerja mengumpulkan fakta-fakta terkait peristiwa Kanjuruhan yang merenggut nyawa 125 orang. 

"Tugasnya kira-kira akan bisa diupayakan selesai dalam 2 atau 3 minggu kedepan," ungkapnya. 

Mahfud mengungkapkan, pemerintah Indonesia sangat terpukul dengan peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan Malang. Apalagi itu terjadi dalam pertandingan sepak bola dan merenggut nyawa tidak kurang dari 125 orang. 

"Kalau tidak bertambah mudah-mudahan tidak bertambah karena sekarang masih ada yang di rumah sakit dan sebagainya. Kita ini akan menjadi negara terbesar ketiga yang dunia persepakbolanya memakan korban besar di dunia. Pertama itu di Peru, jumlah korbannya 328. Lalu Ghana 126 dan yang ketiga Indonesia dengan jumlah 125 korban jiwa," katanya.[]