Ekonomi

Mahasiswa Jangan Hanya Disiapkan Sebagai Pekerja, Tetapi Juga Harus Dibangun Jadi Entrepreneur

Anggota Komisi X DPR RI mengharapkan agar orientasi mahasiswa tidak mundur menjadi sekedar pekerja tapi sisi konseptornya dan jiwa enterpreneur dibangun


Mahasiswa Jangan Hanya Disiapkan Sebagai Pekerja, Tetapi Juga Harus Dibangun Jadi Entrepreneur
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Zainuddin Maliki (tengah), bersama Menko PMK Muhadjir Effendi dalam sebuah acara beberapa waktu lalu (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Anggota Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki mengharapkan agar orientasi mahasiswa tidak mundur menjadi sekedar pekerja tapi sisi konseptornya dan jiwa enterpreneur juga harus dibangun.

"Saya berharap melalui Program Kampus Merdeka ini mahasiswa tidak justru mundur ke belakang disiapkan sebagai calon pekerja di dunia usaha dan industri. Mereka juga harus didorong menjadi enterpreneur, peneliti, scientis, dan berbagai profesi lainnya," tutup politisi PAN ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti berharap Program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tidak hanya berfokus menyalurkan mahasiswa magang di dunia usaha dan industri.

Hal tersebut diungkapkan Agustina usai pertemuan Tim Kunspek Komisi X DPR RI dengan jajaran sivitas akademika Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, stakeholder bidang pendidikan, serta turut dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek Paristiyanti Nurwardani di Gedung Rektorat UNDIP, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/6/2021).

"Kita menginisiasi agar dalam Program Kampus Merdeka magang mahasiswa tidak hanya berorientasi pada dunia usaha dan industri tapi juga merambah ke dunia politik dan birokrasi yang tak kalah menariknya," terang Agustina.

Ia mencontohkan, untuk bisa menjadi anggota legislatif, mahasiswa harus melihat langsung di DPR/MPR bagaimana sebenarnya politisi itu bekerja. Apakah persepsi yang beredar di media sosial itu sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

"Hal ini akan mengubah mindset mereka ketika bisa melihat langsung prakteknya di dunia nyata," tegas Agustina 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menekankan agar pola magang mahasiswa dengan konsep Kampus Merdeka ini tidak lagi semata-mata mereka belajar birokrasi mendasar seperti hanya mengantar surat, tapi didorong melatih mental keberanian mereka misalnya dengan mewawancarai pejabat tinggi setingkat Wali Kota, Gubernur.

"Banyak yang bisa dieksplorasi dari program Kampus Merdeka ini agar tidak menjadi business as ussual, ini harus menjadi sesuatu yang memang berbeda dan membantu mahasiswa siap terjun ke dunia nyata nantinya," tandas legislator Dapil Jawa Tengah IV ini.

Sumber: DPR RI