News

Mahadi Nasution: Munas Soksi Riau Kontra Produktif Atas Seruan Ketua Umum Golkar

Mahadi Nasution: Munas Soksi Riau Kontra Produktif Atas Seruan Ketua Umum Golkar
Wakil Bendahara Umum Depinas Soksi, Mahadi Nasution. (GOLKAR)

AKURAT.CO, Pelaksanaan Munas Soksi pimpinan Ali Wongso yang dilaksanakan di Riau pada Sabtu (10/12) inilai tidak patut dilaksanakan karena kontra produktif dengan seruan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Mahadi Nasution selaku Wakil Bendahara Umum Depinas Soksi yang pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara Bakastratel DPP Partai Golkar memandang Munas Soksi Riau sebagai upaya sia-sia.  

Menurutnya, kader beringin seharusnya bersatu menyongsong event politik nasional bukan malah membuat kotak-kotak pembatas.

baca juga:

"Jelas kita ketahui bahwa seruan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto agar segenap kader beringin bekerja sama, bahu membahu demi kemenangan Golkar secara menyeluruh, sesama kader Golkar dilarang baku tikam apalagi membuat aksi-aksi perpecahan,” kata Mahadi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Husin Siregar, mengatakan bahwa Munas Soksi di Riau patut dipertimbangkan.

"Soksi sebagai tulang punggung Partai Golkar dalam perolehan suara Partai Golkar sebagai contoh basis Soksi ada di Jawa Barat yang nota bene Jabar salah satu provinsi dengan DPT tertinggi, belum lagi Sumatera Utara dan Jawa Timur, harusnya DPP Partai Golkar melihat fakta ini," kata Husin Siregar.

Adapun Mahadi menganggap kehadiran Husin dalam Munas Soksi Riau telah mencederai hati dan perasaan kader Soksi se-Indonesia. Jelas, katanya, kelompok yang menamakan Perkumpulan Soksi adalah Soksi yang tidak memiliki korelasi sama sekali dengan Depinas Soksi pimpinan Ahmadi Noor Supit dan Mukhamad Misbakhun sebagai Soksi yang sah dan legal hasil Munas Soksi 2020 yang merupakan kelanjutan dari Ade Komarudin.

"Sepengetahuan saya berbagai ajakan bersatu sudah diupayakan oleh Ketua Umum Depinas Soksi Ahmadi Noor Supit, cuma saya heran apa alasan mereka enggan bergabung kembali mungkin kontra kepentingan" jelas Mahadi.

Selayaknya DPP Partai Golkar mencermati dengan teliti kekisruhan internal Soksi dengan mengambil tindakan yang solutif seperti mempersatukan dan menyelesaikan situasi yang berlarut-larut dan tidak menguntungkan ini.

Soksi sebagai Ormas yang besar memiliki daya gedor tinggi, sangat patut diperhitungkan demi kemenangan Golkar.[]