Tech

Mafindo: Setiap Individu Perlu Beradaptasi Seiring Kemajuan Teknologi

Mafindo: Setiap Individu Perlu Beradaptasi Seiring Kemajuan Teknologi
Ilustrasi - Teknologi (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Budaya bersifat dinamis dan merupakan hal-hal yang terus ada pembaruannya. Netizen cakap digital adalah selalu siap dengan pembaruan tersebut dan mengoptimalkan yang sudah ada. Bukan berarti menghancurkan, tapi berupaya memperbaiki dan mengulasnya sehingga menjadi budaya yang lebih baik lagi.

Dosen Digital, Relawan Mafindo, dan Pandu Digital Indonesia, Aidil Wicaksono mengatakan, kalau budaya tidak dinamis, setiap individu sekarang ini masih mengendarai kuda untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Sehingga budaya mencerminkan kekayaan dan kejayaan sebagai manusia yang mau terus berlajar.

"Setiap individu, lanjut dia, perlu beradaptasi dengan perubahan budaya seiring kemajuan teknologi. Bagaimana sekarang teman-teman ingin bereksplorasi. Cuma yang jadi kendala di sini adalah kita ketahan atau ragu eksplorasi karena belum kenal apa yang kita minati," kata Aidil saat webinar Makin Cakap Digital untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, pada Jumat (30/9/2022).

baca juga:

Ketika bereksplorasi, setiap orang bisa mengawalinya dengan melakukan hal-hal lain. Langkah ini dapat menambah wawasan dan cakrawala baru. Sebab, perubahan budaya tidak ada hentinya, sehingga individu harus terus menambah wawasan.

Setiap individu, menurut Aidil, bisa belajar sesuai gayanya masing-masing. Misal mengedepankan visual, audio, membaca dan menulis, atau bahkan melakukan aktivitas langsung.

"Silakan direnungkan dan lihat kembali historical, senang menerima informasi dalam bentuk apa. Dari situ bisa coba berkreasi dengan cara belajar. Karena wawasannya harus terus bertambah kalau bicara adaptasi yang tidak ada henti-hentinya," kata Aidil.

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Dosen Digital, Relawan Mafindo, dan Pandu Digital Indonesia, Aidil Wicaksono. Kemudian Relawan TIK Surabaya, Dosen, dan Praktisi Pendidikan, Herry Darmawan, serta mengundang Direktur Sigma Computer dan Cellular, Mochamad Ismanu Roziqi,S.Pd.,M.Kom.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi