News

Polri Klaim Sukses Selesaikan Lebih dari Seribu Kasus Pidana Dengan Pendekatan Restorative Justice

Mabes Polri mengklaim 100 hari kerja Kapolri bari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sukses meletakan dan memulai penyelesaian kasus dengan pendekatan Restorative Justice.


Polri Klaim Sukses Selesaikan Lebih dari Seribu Kasus Pidana Dengan Pendekatan Restorative Justice
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono terkait penetapan tersangka baru dalam kasus kebakaran gedung utama Kejagung (AKURAT.CO/Yudi Permana)

AKURAT.CO  Mabes Polri mengklaim berdasarkan hasil evaluasi 100 hari kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sukses melakukan penyelesaian kasus dengan pendekatan Restorative Justice (Penerapan keadilan restoratif). Tercatat, ada 1.864 kasus yang selesai di luar jalur persidangan selama ini. 

"Sudah dilakukan sebanyak 1.864 kasus di masing-masing Polda," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers 100 hari kinerja Kapolri, di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/5/2021).

Argo menjelaskan, terkait dengan prinsip keadilan restoratif, saat ini, pihaknya sedang menggodok Peraturan Kepolisian (Perpol) untuk mengatur mengenai penerapan restorative justice di Korps Bhayangkara. 

"Akan kami garap peraturan kepolisian berkaitan dengan penerapan keadilan restorative justice dalam penanganan tindak pidana," ujar Argo. 

Menurut Argo, pendekatan restoratif juga dilakukan terhadap beberapa kasus dan telah dilakukan di seluruh Indonesia. 

Kasus-kasus yang diselesaikan secara restorative itu tersebar di berbagai unit. Baik di Direktorat Tindak Pidana Umum, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, ataupun Direktorat Tindak Pidana Siber 

Selain itu, terdapat juga beberapa contoh kasus lain di seluruh Indonesia yang menggunakan pendekatan yang sama. Dalam hal ini, restoratif justice membuat aparat dapat mengambil diskresi sehingga pihak pelapor ataupun yang dilaporkan bisa berdamai.

"Misalnya ada seperti kemarin, kasus-kasus nenek ngambil kapas. Yang bisa kami selesaikan restorative justice, itu tidak masalah," ucap Argo.

Bayu Primanda

https://akurat.co