Lifestyle

Lupa Minum Pil KB tapi Sudah Main, Gimana Dong?

Kok bisa lupa sih?


Lupa Minum Pil KB tapi Sudah Main, Gimana Dong?
Ilustrasi pasangan berhubungan seks (Freepik.com)

AKURAT.CO, Hubungan seks memang mengesankan dan menyehatkan. Hubungan ini baiknya didasari perasaan cinta, tentu dengan tujuan baik yakni memperoleh keturunan.

Tapi tentu, tak semua aktivitas hubungan seksual ditujukan agar kehamilan terjadi. Banyak pasangan yang menunda kehamilan, atau berencana membuat jarak yang sesuai antar anak.

Tapi, rencana selalu bisa saja meleset. Kamu tetap bisa melakukan hubungan seksual rutin, tanpa perlu takut hamil dengan bantuan alat kontrasespsi, salah satunya adalah pil KB.

Tapi bagaimana kasusnya jika kamu lupa mengonsumsi pil KB sebelum hubungan seksual terjadi? Atau bagaimana jika hubungan seks akhirnya terjadi lebih dulu sebelum waktu mengonsumsi pil KB? Ada caranya!

Dr. Prima Progestian, SPoG, MPH, Dokter spesialis kandungan dan seksologi di Barawijaya Hospital Antasari Jakarta melalui chanel Gue Sehat yang dikutip Akurat.co menjelaskan bahwa pil kontrasepsi biasa dapat berguna sebagai pil kontrasepsi darurat.

Kedaruratan di sini diartikan sebegai keadaan yang sudah terlanjur terjadi, dan kamu harus mengatasinya secara segera.

“Ada dua alat kontrasepsi darurat; yang pertama pil hormonal, yang kedua menggunakan spiral. Sebaiknya digunakan kurang dari 5 hari sejak kontrasepsi darurat,” jelasnya.

Untuk pasangan yang menggunakan levonorgestrel, dikatakannya bahwa sebaiknya digunakan kurang dari 72 jam atau kurang dari tiga hari.

“Ini digunakan sesegera mungkin, lebih cepat lebih baik. Malam ini berhubungan misalnya, lupa bahwa tidak pakai kontrasepsi, besok paginya sudah harus menggunakan kontrasepsi darurat,” kata Dokter Prima.

Sayangnya, ketahuilah bahwa di Indonesia cukup sulit menemukan pil kontasepsi darurat yang lebih mudah mencegah insiden itu. Hal ini terjadi karena pil kontrasepsi darurat tak begitu populer di Indonesia. Maka caranya, gunakanlah alternatif lain.

Ia menyarankan pil KB kombinasi estrogen dan progesteron, yang biasanya dijual bebas.

“Pil KB kombinasi, penggunaannya adalah empat tablet pada pagi hari, dan empat tablet lagi 12 jam kemudian. Pokoknya, 72 sampai 120 jam setelah berhubungan seks yang tidak aman tadi,” jelasnya.

Seberapa ampuh cara ini mencegah kehamilan yang tidak diinginkan?

“Cukup efektif sebenarnya, karena dapat mencegah kehamilan 65 – 85 persen. Jadi 2 banding 3. Tiga kasus hubungan seks yang tidak aman, dua dapat terproteksi,” pungkasnya.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co