Entertainment

Luncurkan Buku Legenda Enrique Maluku, Helmy Yahya Ungkap Sejarah yang Terkubur 500 Tahun

Luncurkan Buku Legenda Enrique Maluku, Helmy Yahya Ungkap Sejarah yang Terkubur 500 Tahun
Peluncuran buku Clavis Mundi: Legenda Enrique Maluku, Pengeliling Bumi Pertama (Dokumen)

AKURAT.CO Sebuah buku berjudul "Clavis Mundi: Legenda Enrique Maluku, Pengeliling Bumi Pertama" karya Helmy Yahya, Utama Prastha, Donna Widjajanto, dan Reinhard Tawas resmi diluncurkan pada 25 November 2022.

Dalam sambutannya, Helmy Yahya mengatakan acara peluncuran buku novel ini menjadi langkah awal untuk membuktikan klaim Nenek Moyangku Orang Pelaut bukanlah omong kosong belaka. 

"Peluncuran buku ini juga dalam rangka membangun kembali kejayaan maritim Bangsa Indonesia di masa lampau dan mendukung harapan Presiden Jokowi tentang pentingnya dunia maritim dan kelautan bagi Indonesia kini dan di masa depan sehingga ada gagasan tol laut dan ditunjuk seorang Menko yang khusus menangani maritim," kata Helmy Yahya di House of Future, Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (25/11/2022).

baca juga:

Helmy menjelaskan penulisan novel ini didasarkan pada fakta sejarah yang dikubur selama lebih dari 500 tahun lamanya. Bahkan, Reinhard Tawas hingga melakukan riset sendiri ke Museo Naval, Museo del Prado dan Museo Nacional Centro de Arte Reina Sofia di Madrid, Spanyol untuk membuktikan fakta sejarah ini.

"Ia bahkan tinggal di sana selama sebulan sebagai pembuktian bahwa sosok Enrique adalah benar pengeliling bumi pertama asal Maluku, Indonesia, yang melakukan ekspedisi perjalanan laut bersama dengan Magellan dalam Armada de Moluccas," ungkap Helmy.

Helmy mengatakan, selama 500 tahun, Bangsa Eropa mengakui Magellan dan Elcano sebagai pengeliling bumi pertama karena mereka adalah bangsanya sendiri. Namun, fakta yang ditutupi adalah bahwa ternyata yang berhasil lebih dulu untuk mengelilingi bumi adalah Enrique, anak asli Maluku.

Helmy Yahya juga pernah menuliskan sosok Enrique dalam bukunya: “Pengeliling Bumi Pertama adalah Orang Indonesia: Enrique Maluku” (2014). Saat ini Helmy Yahya tengah menggarap buku keduanya dengan judul “Clavis Mundi”.

"Enrique adalah seorang tokoh penting dalam sejarah Indonesia yang dapat dibanggakan karena berhasil mengelilingi bumi. Indonesia dapat berbesar hati memiliki tokoh sejarah layaknya Enrique," kata Helmy.

Helmy Yahya berharap orang Indonesia sadar akan pentingnya sosok ini dan jangan sampai jatuh ke tangan Malaysia sehingga dunia mengingatnya sebagai orang Malaysia bukan lagi Indonesia.