News

Lunas! Kemenkes Sudah Bayar Klaim Pelayanan Covid-19 Rp22,88 Triliun

Kementerian Kesehatan telah membayarkan klaim pelayanan Covid-19 kepada fasilitas pelayanan kesehatan sebesar Rp22,88 triliun.


Lunas! Kemenkes Sudah Bayar Klaim Pelayanan Covid-19 Rp22,88 Triliun
Petugas medis menggunakan pakaian pelindung saat mengontrol ruangan khusus untuk wabah virus corona di Ruangan Isolasi Infeksi Khusus Kemuning Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS), di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/1/2020). RSHS menyiapkan ruangan inap khusus dengan lima tempat tidur serta Tim Dokter dan petugas medis khusus yang siap siaga jika ada pasien suspek atau terinfeksi virus corona. Fotografer ANTARA FOTO/Novrian Arbi (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

AKURAT.CO, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan dr. Rita Rogayah mengatakan Kementerian Kesehatan telah membayarkan klaim pelayanan Covid-19 kepada fasilitas pelayanan kesehatan sebesar Rp22,88 triliun. 

"Secara rinci, pembayaran klaim tersebut terdiri dari bulan layanan tahun 2021 (Januari-Juni) Rp14,7 triliun dan tunggakan bulan layanan tahun 2020 (Maret-Desember) Rp8,16 triliun," kata dia sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari laman resmi Kemenkes, Jakarta, Senin (26/7/2021). 

Rita Rogayah mengatakan, istilah tunggakan itu adalah semua pelayanan di tahun 2020 yang ditagihkan di tahun 2021. 

“Jadi kalau yang ditagihkan di tahun 2021 tapi pelayanannya di tahun 2020 itulah yang kita sebut tunggakan,” ujarnya. 

Menurutnya, pembayaran bulan layanan 2020 itu untuk tunggakan bulan layanan Maret hingga Desember. Sementara untuk bulan layanan 2021 merupakan pembayaran bulan Januari hingga Juni. 

"Tingginya pembayaran klaim bulan Januari hingga Maret 2021, karena sudah banyak rumah sakit yang menyelesaikan tagihannya ke BPJS. Sementara pembayaran bulan April hingga Juni belum semua rumah sakit memberikan tagihannya," paparnya. 

Selain itu, Rita juga menilai tingginya pembayaran klaim di bulan Januari 2021 dikarenakan banyaknya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. 

“Kita lihat angka tinggi sekali di Januari karena kita tahu Januari pasiennya banyak dan ini juga hati-hati mungkin nanti pada bulan Juni dan Juli ini tagihan rumah sakit juga cukup meningkat, karena kita tahu angka pasien yang masuk rumah sakit cukup tinggi sekali,” katanya. 

Berdasarkan kepemilikan rumah sakit, klaim pembayaran yang sudah banyak terselesaikan adalah rumah sakit swasta dengan jumlah 805 rumah sakit dengan tagihannya yang sudah dibayarkan Rp11,89 triliun.