Ekonomi

Lumbung Pangan BAZNAS Pulihkan Perekonomian Keluarga Petani Asal Sukabumi

Menjadi petani dan sopir truk hanya hasilkan sekitar Rp2 juta per bulan. Namun, kehidupan Jonih Kusnadi (56 ) berubah drastis usai bergabung dengan BAZNAS.


AKURAT.CO Usai ditinggal istrinya yang wafat karena kanker serviks, Jonih Kusnadi harus berjuang sendirian menghidupi ketiga anak, dan cucunya.

“Saya menjalani dua profesi sekaligus, tapi hasil yang didapat sangat kurang. Anak kedua saya masih SMA dan yang bungsu masih duduk di bangku SD.” Jonih Kusnadi, Petani Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menjadi petani dan sopir truk pun hanya hasilkan sekitar Rp2 juta per bulan. Namun, kehidupan Jonih Kusnadi (56 ) berubah drastis usai bergabung dengan BAZNAS.

Melalui program “Lumbung Pangan”, petani asal Sukabumi ini perlahan mampu memperbaiki perekonomian keluarganya. Setelah menjadi binaan BAZNAS, kini laba bersihnya mencapai Rp3 juta. Perlahan, ekonomi keluarga Jonih dapat pulih dan bangkit.

"Semoga dengan berjalannya program lumbung pangan ini, hasil panen meningkat terus, dan program BAZNAS agar semakin berkah dan terus membantu para mustahik agar semakin berkembang.” Jonih Kusnadi, Petani Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Video Editor: Taufik Hidayatulloh