Entertainment

Lukman Azhari Sedih Atas Nasib Medina Zein

Lukman Azhari Sedih Atas Nasib Medina Zein
Medina Zein dan suami, Lukman Azhari. (Instagram/@medinazein)

AKURAT.CO, Medina Zein telah menjalani sidang pembacaan tuntutan atas dua kasus hukum yang menjerat dirinya. Dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, dia dituntut hukuman penjara 1 tahun dan denda Rp200 juta.

Sedangkan dalam kasus dugaan pengancaman, Medina dituntut hukuman penjara 1 tahun 6 bulan dengan denda Rp200 juta. Ketika mendengar tuntutan yang dibacakan, Lukman Azhari selaku kuasa hukum dan suami dari Medina Zein tidak dapat menyembunyikan rasa sedihnya.

"Sedih saya tadi. Saya memang begitu orangnya, sedih lah karena berat juga melihat Medina sebagai kuasa hukum terdakwa yang jadi istri sendiri, ini berat. Ini ujian terberat buat keluarga saya," ujar Lukman Azhari ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/09).

baca juga:

Meski begitu, dia yakin bahwa di balik ini ada hikmah dan pelajaran yang dipetik. Dia berharap Yang Kuasa juga memberinya kekuatan dalam menjalani ini.

"Saya berharap yang terbaik buat Medina. Saya sering bilang di media, Medina itu dia anak yang baik. Dia banyak baiknya, banyak prestasi nya di masa beberapa setahun, dua tahun dia jadi inspirasi di generasi di usianya," tutur Lukman.

"Namun dalam perjalanan dia berjuang untuk mengobati kesehatan mentalnya dan itu sangat mengganggu perjalanan hidupnya. Itu tidak gampang bagi saya sebagai suami mendampingi seorang istri yang mempunyai masalah kesehatan jiwa," lanjutnya.

Kesedihan Lukman Azhari atas Tuntutan JPU pada Medina Zein - Foto 1
Medina Zein di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/09). AKURAT.CO/Maria Gabrielle

Diketahui, Medina Zein memiliki gangguan mental bipolar. Sampai saat ini, ibu dua orang anak itu tidak boleh putus minum obat.

"Kalau putus minum obat akan cenderung kambuh dan harus disupport. Support keluarga, support oleh suami, dan juga mohon cukuplah Medina jangan diserang-serang terus kasian. Karena berpengaruh pada dirinya," kata Lukman.

Lukman juga berharap sakit istrinya tidak kambuh. Maka dari itu pemberian obat penting agar Medina Zein tetap stabil.

Sementara itu, atas tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pihak Medina Zein akan mengajukan pledoi pada 22 September mendatang.[]