News

Lukas Enembe Ngaku Punya Tambang Emas, KPK: Buktikan di Pengadilan!

Lukas Enembe Ngaku Punya Tambang Emas, KPK: Buktikan di Pengadilan!
Gedung Merah Putih KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses penyidikan kasus dugaan korupsi tidak akan dihentikan meskipun Gubernur Papua Lukas Enembe mengklaim memiliki tambang emas. 

"Proses penyidikan tidak akan dihentikan meski ada satu, dua, tiga, empat ataupun lebih tambang emas yang diakui LE (Lukas Enembe)," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam keterangannya, Selasa (27/9/2022).

Nawawi mengatakan kasus yang menjerat Lukas saat ini masih dalam tahap penyidikan. Penyidikan sendiri dipahami merupakan serangkaian tindakan penyidik untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi.

baca juga:

"Tidak ada proses pembuktian di tahap penyidikan. Pembuktian hanya ada di muka persidangan," ujar Nawawi.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan KPK bisa mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 kasus suap yang menjerat Lukas Enembe. Syaratnya, Lukas bisa membuktikan asal-usul uang miliaran yang dimilikinya. 

Belakangan kuasa hukum Lukas, Stefanus Roy Rening mengaku telah menanyakan kepada Lukas perihal kepemilikan tambang emas. Roy menuturkan Lukas mengakui memiliki tambang emas. Tambang tersebut ada di kampung Lukas di Tolikara Mamit.

Kepada Roy, Lukas menjelaskan bahwa tambang emasnya sedang dalam proses perizinan. Staf Lukas yang mengurus dokumen-dokumen tambang tersebut untuknya. "Intinya bahwa bapak punya," ujar Roy.[]