News

Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Luar Negeri, KPK Tunggu Pendapat IDI

Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Luar Negeri, KPK Tunggu Pendapat IDI
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona meminta izin agar kliennya tersebut diperbolehkan berobat ke Singapura. yebut kondisi kliennya saat ini tengah memburuk. Petrus menyebut kondisi kesehatan Lukas Enembe semakin memburuk. 

Untuk menindaklanjuti permintaan kuasa hukum Lukas Enembe itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

"Sekarang kita lagi berkoordinasi dengan IDI untuk kemudian menentukan apakah yang bersangkutan perlu dirawat sampe ke luar negeri ataukah cukup di dalam negeri," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (4/12/2022).

baca juga:

Pihaknya siap menfasilitasi jika perawatan Lukas Enembe masih bisa ditangani dokter di Indonesia. "Kalau memang masih bisa ditangani di dalam negeri maka KPK perlu memfasilitasi untuk penanganan kesehatannya di dalam negeri," jelas Ghufron.

Meski begitu, Ghufron menegaskan, proses penyidikan terhadap Lukas Enembe terkait kasus suap dan gratifikasi APBD Papua tetap lanjut. "Kalau sudah selesai dianggap sehat, baru kita lanjutkan proses hukumnya," tuturnya.

Sebelumnya, pengacara Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona melayangkan surat permohonan izin berobat kliennya ke Singapura. 

"Jadi perkembangan terkini mengenai kondisi Pak Lukas, sudah semakin memburuk dalam tiga hal penyakit beliau ginjal ya, paru sama strokenya sehingga dokter-dokter di Singapura sudah mengirim rekomendasi yang intinya bahwa Pak LE (Lukas Enembe) harus dibawa ke Singapura," kata Petrus di markas KPK, Senin (28/11/2022).

Petrus berharap jawaban segera dari KPK terkait permohonan izin berobat Lukas Enembe. Mereka menjamin kliennya bersikap kooperatif dan tidak akan kabur dar kasus dugaan suap dan gratifikasi yang tengah diselidiki KPK tersebut.[]