News

Lukas Enembe Ingin Berobat ke Singapura, KPK Tak Mau Gegabah

Lukas Enembe Ingin Berobat ke Singapura, KPK Tak Mau Gegabah
Gubernur Papua Lukas Enembe (Istimewa)

AKURAT.CO Gubernur Papua, Lukas Enembe mesti mendapatkan restu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bisa berobat ke luar negeri.

Namun, izin KPK tak bisa terbit tanpa rekomendasi dari dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). 

"Kalaupun harus pengobatan di luar negeri maka harus dirujuk oleh RSCM ataupun RSPAD dan didampingi oleh dokter," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (8/12/2022).

baca juga:

Selain itu, Lukas harus didampingi dokter dari KPK, RSCM hingga RSPAD dalam menjalani pengobatan di Singapura. 

"Termasuk juga didampingi oleh penyidik KPK," imbuh Firli.

Firli mengatakan, Lukas sejatinya pernah mendapatkan perawatan di RSPAD. 

"Alternatif pertama adalah kita akan pengobatan di RSPAD," ujarnya.

Sebelumnya, pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona meminta izin agar kliennya tersebut diperbolehkan berobat ke Singapura. Petrus menyebut kondisi kesehatan Lukas Enembe semakin memburuk.

Untuk menindaklanjuti permintaan kuasa hukum Lukas Enembe itu, KPK perlu berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

"Sekarang kita lagi berkoordinasi dengan IDI untuk kemudian menentukan apakah yang bersangkutan perlu dirawat sampe ke luar negeri ataukah cukup di dalam negeri," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (4/12/2022).

Pihaknya siap menfasilitasi jika perawatan Lukas Enembe masih bisa ditangani dokter di Indonesia. "Kalau memang masih bisa ditangani di dalam negeri maka KPK perlu memfasilitasi untuk penanganan kesehatannya di dalam negeri," jelas Ghufron.[]