Olahraga

Luhut Klaim Zohri Pulih dari Cedera Lebih Cepat

ebagai Ketua Umum PASI yang baru, Luhut punya tugas mengondisikan Lalu Muhammad Zohri dalam kondisi prima untuk Olimpiade Tokyo 2020.


Luhut Klaim Zohri Pulih dari Cedera Lebih Cepat
Menko Marves Luhut B Pandjaitan meninjau Mobile Lab Bio Safety Level 2 hasil karya dari Tim Gugus Tugas Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19 (TFRIC19). Mobile Lab Bio Safety merupakan laboratorium riset kolaborasi beberapa bidang teknologi, sebagai produk inovatif BPPT yang dapat digunakan sebagai pemeriksaan PCR dan dapat mengeluarkan hasil tes dalam waktu empat jam. Dan praktisnya, laboratorium tersebut dapat berpindah-pindah tempat.

AKURAT.CO, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, mengklaim bahwa cedera yang dialami pelari terbaiknya, Lalu Muhammad Zohri, berlangsung lancar. Zohri adalah harapan Indonesia yang telah mendapat tempat di Olimpiade Tokyo 2020.

“Tim dokter dan pelatih menilai pemulihan Zohri bisa berlangsung lebih cepat dari yang diperkirakan,” kata Luhut dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dipetik dari Antara, Sabtu (27/2).

Sejauh ini, Zohri adalah satu-satunya wakil Indonesia di lintasan atletik di Olimpiade Tokyo. Juara dunia junior 2018 tersebut akan membawa nama Indonesia di nomor paling bergengsi, 100 meter putra.

baca juga:

Zohri telah mengalami cedera sejak pertengahan 2019 dan saat ini mencatatkan waktu terbaik 10,03 detik sebagai rekor Asia Tenggara ketika ia tampil di Kejuaraan Seiko Golden Grand Prix di Osaka, Jepang. Catatan waktu itu sekaligus melampaui kualifikasi wajib 10,05 detik untuk bisa tampil di Olimpiade Tokyo.

Karena masih merupakan wakil tunggal Indonesia di Tokyo, Zohri kemungkinan akan menjalani pemusatan latihan di China. PASI sudah merencanakan latihan ke negara tersebut selama tiga bulan untuk mempersiapkan olimpiade dan SEA Games Hanoi 2021.

Luhut, yang terpilih sebagai Ketua Umum PASI menggantikan Bob Hasan pada Januari lalu, juga meminta organisasinya mulai bergerak mencari atlet untuk Olimpiade 2024. Mantan militer yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu berharap pencarian bakat bisa dilakukan ke seluruh wilayah Indonesia.

“Pembibitan dan program persiapan untuk Olimpiade 2024 harus kita mulai sejak sekarang. Kita harus melihat potensi bibit-bibit atlet dari seluruh penjuru Indonesia, sehingga semuanya terprogram dengan baik,” kata Luhut.

Tugas lain yang harus dikerjakan Luhut adalah lokasi latihan atlet PASI yang selama ini dipusatkan di Stadion Madya, Jakarta. Atlet seringkali harus mengalah dengan tim nasional sepakbola yang juga menggunakan stadion di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno tersebut sebagai tempat latihan.

Mereka kerap mengubah jadwal latihan dan program untuk menyesuaikan jadwal Timnas Indonesia pimpinan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong. Sempitnya ruang latihan kebugaran di Stadion Madya juga merupakan keluhan atlet dan pelatih menjelang persiapan Olimpiade Tokyo dan SEA Games Hanoi 2021.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first