Ekonomi

Luhut Ajak Masyarakat Belanja Produk-produk UMKM


Luhut Ajak Masyarakat Belanja Produk-produk UMKM
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat keluar dari Istana usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Luhut Binsar Pandjaitan kembali dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi bagian kabinetnya periode 2019-2024. Posisinya juga masih sama, memimpin Kementerian Koordinator Kemaritiman serta mengurusi investasi.  (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak masayarakat  belanja produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam negeri.

Untuk itu Luhut meresmikan kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja (BBWI) Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) & Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJ) bertajuk “UKM Jabar Paten” secara virtual dari Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (3/4/2021).

“Acara hari ini juga bukti dari kolaborasi paten bapak ibu semua, yang begitu semangat mendukung artisanal Jawa Barat, melalui berbagai Even Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ), Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB), Ciayu-maja-kuning Entrepreneur Festival, Pagelaran Kreasi Priangan Timur, termasuk hadirnya binaan BI Lampung,” kata Menko Luhut lewat keterangan resminya, Sabtu (3/4/2021).

Menko Luhut mengungkapkan bahwa selama setahun terakhir sudah ada 4 juta UMKM yang masuk platform online untuk memasarkan produknya. Dengan angka itu secara menyeluruh UMKM yang sudah naik kelas hampir 13 juta dan ditargetkan mencapai 30 juta UMKM pada tahun 2023.

“Itu pekerjaan besar kita semua untuk mendorong ini. Ini juga kita kaitkan dengan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mana kita harus menggunakan sebanyak mungkin produk dalam negeri, itu menjadi backbone ekonomi kita,” tuturnya.

Menko Luhut juga mengatakan bahwa Indonesia memiliki belanja modal barang sekitar Rp1.300 triliun, dari angka itu terdapat Rp17 miliar dollar AS yang bisa dihemat dan bisa digunakan untuk belanja barang produk dalam negeri, seperti teknologi, barang-barang, dan peran UMKM dinilai sangat penting.

“Kita manfaatkan ini, sehingga kita menggunakan produk-produk dalam negeri dan presiden kemarin saya lapori mengenai angka ini, beliau mendorong supaya kita lebih kreatif lagi memanfaatkan ini. Sehingga kita mengurangi impor dan memutar dana tadi serta menciptakan lapangan kerja dan membuat kita lebih hebat,” jelasnya.

Di samping itu, Menko Luhut menyampaikan bahwa UMKM yang hadir dalam event ini merupakan binaan dari KemenkopUKM, BI, Dekranasda, dan Provinsi Jabar ini bisa menjadi contoh yang baik untuk diterapkan di daerah lainnya.

Karena itu, ia mengimbau semua pihak untuk mendukung penuh dengan cara berbelanja produk unggulan Jabar dan ini merupakan semangat serta tekat untuk percepatan pemulihan ekonomi bangsa.