Ekonomi

LRT Jabodebek Beroperasi, Jokowi Ingin PT INKA Ekspor LRT

Presiden Jokowi menargetkan Indonesia kelak bisa mengekspor kereta LRT ke sejumlah negara.


LRT Jabodebek Beroperasi, Jokowi Ingin PT INKA Ekspor LRT
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau progres pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek, Rabu (9/6/2021).

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia kelak bisa mengekspor kereta LRT ke sejumlah negara. Hal ini lantaran melihat proyek LRT Jabodebek ini 100 persen mampu dikerjakan oleh PT INKA (Persero).

"Pengalaman seperti ini yang kita butuhkan, sehingga kita punya pengalaman membangun konstruksi LRT dan keretanya dilakukan oleh PT INKA. Ini nanti akan menjadi sebuah fondasi apabila membangun LRT; kereta untuk negara-negara lain," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (9/6/2021).

Terlebih lagi, PT INKA (Persero) sebelumnya sudah melakukan ekspor 250 kereta senilai Rp1,5 triliun ke Bangladesh. Kemudian ke Filipina sebanyak tiga lokomotif diesel dan 15 gerbong.

"LRT diharapkan juga akan seperti itu," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Light Rail Transit atau Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek akan beroperasi pada Juni 2022. Namun, sebelumnya diharapkan akan melalui serangkaian proses uji coba terlebih dahulu yang ditargetkan mulai April 2022.

"Progres LRT Jabodebek progresnya sudah 84,7 persen. Diharapkan April 2022 sudah mulai di-trial, diuji coba dan akan dimulai operasionalnya Juni 2022," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (9/6/2021).

Jokowi menuturkan, jika nantinya LRT Jabodebek telah resmi beroperasi, maka diharapkan terciptanya transportasi massal yang semakin terintegrasi. Sehingga, perpindahan orang dari satu titik ke titik lain menjadi lebih efisien dan efektif.

"MRT, LRT, kereta bandara, Transjakarta, semua terintegrasi. shg terjadi efisiensi dan orang bepergian dari satu titik ke titik lain," jelasnya. []

Denny Iswanto

https://akurat.co