News

LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Putri Sambo

LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Putri Sambo
Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Sambo (Facebook)

AKURAT.CO, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menolak permohonan perlindungan yang diajukan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Sambo.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengungkapkan permohonan Putri untuk perlindungan sebagai korban dugaan pelecehan seksual dalam kasus pembunuhan Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ditolak karena tidak ditemukan tindak pidana. 

"Menghentikan penelahaan terhadap permohonan LPSK karena memang tidak ada pidana seperti yang diumumkan Bareskrim Polri," kata Hasto Atmojo Suroyo di Gedung LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (15/8/2022).

baca juga:

Dia mengungkap sejak awal melihat sejumlah kejanggalan terkait laporan Putri yang dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 dan 9 Juli 2022. Pertama, ada dua laporan yang diajukan yakni laporan Pasal 289 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP.

"Tetapi kedua LP ini bertanggal berbeda tetapi nomornya sama. Oleh karena itu, kami pada waktu itu barang kali terkesan lambat dan muncul pertanyaan, kok tidak memutuskan perlindungan kepada P?," katanya. 

Tim LPSK semakin ragu usai memeriksa Putri pada 16 Juli dan 9 Agustus 2022. Saat itu tim LPSK tidak mendapatkan keterangan.

"Kami juga ragu apakah Ibu P ini berniat mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK, atau Ibu P ini sebenarnya tidak tahu-menahu tentang permohonan tetapi ada desakan dari pihak lain untuk mengajukan permohonan perlindungan LPSK," ujar Hasto.

Dugaan kejanggalan semakin kuat saat penyidik Bareskrim Polri memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus pelecahan ini lantaran tidak ditemukannya unsur pidana.

"Oleh karena itu, LPSK memutuskan untuk menolak atau menghentikan penelaahan permohonan perlindungan terhadap Ibu P ini. Karena memang ternyata tidak bisa diberikan perlindungan," tutup Hasto.[]