News

LPSK Kaget Disodorkan Amplop Tebal di Kantor Ferdy Sambo

LPSK Kaget Disodorkan Amplop Tebal di Kantor Ferdy Sambo
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu (Dok. AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Satu persatu kejanggalan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J terkuak. Teranyar Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu menceritakan bahwa dua stafnya pernah disodorkan amplop tebal usai bertemu Ferdy Sambo.

Edwin mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/7/2022) atau enam hari usai kabar tewasnya Brigadir J di kantor Ferdy Sambo. Kedatangan LPSK kala itu untuk membicarakan pengajuan permohonan perlindungan untuk Bharada E (Richard Eliezer) dan juga istri Sambo, Putri Candrawathi.

Edwin menyebutkan, peristiwa pemberian amplop itu terjadi saat salah satu staf LPSK sedang menunaikan ibadah salat di Masjid Mabes Polri. Sedangkan satu staf LPSK lainnya tengah berada di ruang tunggu Kantor Propam.

baca juga:

"Pada saat kesempatan tersebut, salah seorang staf berseragam hitam dengan garis abu-abu, menyampaikan titipan/pesanan “Bapak” untuk dibagi berdua di antara petugas LPSK," kata Edwin belum lama ini.

"Staf tersebut menyodorkan sebuah map yang di dalamnya terdapat 2 amplop coklat dengan ketebalan masing-masing 1 cm," sambungnya. 

Amplop tersebut belum sama sekali diterima dan isi amplop tersebut juga belum diketahui. Sebab, staf LPSK langsung menolak dan meminta amplop itu dikembalikan.

"Petugas LPSK tidak menerima titipan/pesanan tersebut dan menyampaikan kepada staf tersebut untuk dikembalikan saja," lanjut dia. 

Edwin juga menyatakan kalau dalam kondisi tersebut membuat staf LPSK merasa kaget dan syok.

"Dikasih begitu saja sudah bikin syok staf LPSK. Ngga terpikir lagi untuk tanya detail dan tahu isinya apa," ujar Edwin.