News

Lonjakan COVID-19 Picu Kerusuhan di Penjara Sri Lanka, 8 Napi Tewas

Lonjakan kasus COVID-19 memicu kerusuhan di penjara Sri Lanka, 8 napi dilaporkan tewas


Lonjakan COVID-19 Picu Kerusuhan di Penjara Sri Lanka, 8 Napi Tewas
Dalam foto ini, seorang anggota keluarga seorang narapidana menangis menuntut pihak berwenang mengungkapkan kondisi kerabatnya yang berada di penjara Mahara (Eranga Jayawardena/AP)

AKURAT.CO, Berita kerusuhan penjara karena masalah virus corona kembali terulang. Setelah Bolivia, kini giliran Sri Lanka yang dihadapkan pada kasus serupa.

Namun, dalam kerusuhan Sri Lanka, kekisruhan ternyata sampai menelan korban jiwa. Dalam laporan, korban yang meninggal pun dikatakan mencapai delapan orang.

Selain itu, disebutkan pula bagaimana saat ini, korban terluka telah melambung hingga lebih dari 50 orang.

Mengutip DW hingga La Prensa Latina, laporan kerusuhan penjara baru saja disampaikan oleh para pejabat Sri Lanka pada Senin (30/11) hari ini.

Para pejabat pun membeberkan bahwa lokasi kerusuhan ada di kompleks penjara Mahara, yang terletak 15 kilometer dari utara ibu kota Kolombo.

Lebih lanjut, para pejabat menjelaskan bahwa kerusuhan dipicu karena peningkatan kasus infeksi COVID-19 di area lingkungan penjara.

Belum diketahui secara pasti berapa jumlah infeksi yang terjadi di fasilitas penjara Mahara. Namun, karena melonjaknya kasus infeksi, para tahanan akhirnya mengadakan protes massal pada Minggu (29/11) kemarin.

Selama protes, para napi pun kompak menyuarakan desakan agar mereka diberi perlindungan memadai terhadap serangan virus corona.

Namun, entah apa yang menyulut kekacauan, pada Minggu sorenya, protes justru berujung dengan kekerasan. Para tahanan bahkan dikatakan nekat keluar dari sel hingga terlibat bentrok dengan para penjaga.

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu