Olahraga

Lomachenko Pertahankan Gelar, De Gale Kehilangan Sabuk

Lomachenko Pertahankan Gelar, De Gale Kehilangan Sabuk
Vasyl Lomachenko mengakhiri laga kontra Guillermo Rigondeaux setelah pertarungan enam ronde. ( FOX SPORTS)

AKURAT.CO, Vasyl Lomachenko sukses mempertahankan sabuk juara dunia kelas bulu super WBO dengan menumbangkan petinju veteran asal Kuba, Guillermo Rigonderaux. Lomachenko menang setelah Rigondeaux mundur pasca ronde keenam karena masalah pada tangannya.

Di Madison Square Garden, New York, Sabtu (9/9) atau Minggu dini hari WIB, pelatih Rigondeaux memberi isyarat kepada wasit bahwa petinjunya tak bisa melanjutkan pertandingan.

Promotor laga ini, Dino Duva, mengatakan bahwa rasa nyeri yang pertama melanda Rigondeaux pada ronde kedua. Rasa sakit terus meningkat pada ronde ketiga disusul dengan pernyataan dokter bahwa peraih medali emas Olimpiade 2000 dan 2004 tersebut bisa mematahkan tangannya.

baca juga:

“Saya bakal kembali dan bertarung menghadapi siapa saja karena tidak ada permakluman,” kata Rigonderaux sebagaimana dikutip dari Fox Sports.

Bagi Lomachenko sendiri, kemenangan ini menambahkan catatan pertandingannya menjadi sepuluh kali menang dan sekali kalah (delapan KO). Petinju asal Ukraina berusia 30 tahun itu juga mencetatkan tujuh laga beruntun dengan kemenangan.

“Saya hanya berusaha menghadapi gaya bertinjunya (Rigondeaux), pukulan bawah dan yang lain-lain,” ucap Rigondeaux.

Sementara itu, beberapa jam sebelumnya, petinju asal Inggris, James De Gale, kehilangan sabuk kelas menengah super IBF-nya. Di Copper Box Arena, London, De Gale menyerah dalam laga 12 ronde menghadapi petinju asal Amerika Serikat, Caleb Truax.

Lomachenko Pertahankan Gelar, De Gale Kehilangan Sabuk - Foto 1

James De Gale saat menerima pukulan dari Caleb Truax di London, Sabtu (9/12) malam atau Rabu (10/12) siang. (Foto: THE GUARDIAN/Steven Paston).

Kekalahan ini cukup mengejutkan karena De Gale diunggulan dengan bursa taruhan 1:100 (petaruh mendapatkan 100 kali nilai taruhan jika De Gale kalah). Pada akhirnya, juri memenangkan Truax dengan memberikan angka 114-114, 115-112, dan 116-112.

“Jujur saja saya melakukannya (berpikir menang),” kata De Gale sebagaimana dipetik dari BBC.

Sebaliknya, Truax mengaku memenangi laga sebagai petinju yang tak diunggulkan. Namun, ia berhasil membalikkan seluruh perkiraan.

“Dia (De Gale) sedang tidru dan kini dia akan bermimpi buruk tentang saya,” ucap Truax. “Saya senang (bertarung di Inggris lagi). Saya akan bertahan (di London) sampai Selasa (depan) – jika ada yang bertemu dengan saya, belikan saya minuman.”[]