News

Logis Airlangga Capres Khofifah Cawapres

Upaya Golkar mengusung Airlangga akan terwujud bila dipasangkan dengan sosok yang punya kapasitas dan pendukung massa yang besar seperti Khofifah


Logis Airlangga Capres Khofifah Cawapres
Airlangga Hartarto-Khofifah Indar Parawansa (Internet)

AKURAT.CO- Pertemuan tertutup Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dianggap sebagai bagian penjajakan menuju Pemilihan Presiden 2024.

Airlangga dan Khofifah bertemu di Surabaya, Rabu (12/1). Pertemuan berlangsung sekitar 20 menit sebelum acara konsolidasi antara Airlangga sebagai ketua umum Golkar dengan Ketua DPD Golkar kabupaten dan kota, anggota fraksi Golkar DPR RI dari Dapil Jawa Timur, anggota Fraksi Golkar DPRD dan Fraksi Golkar DPRD se Jawa Timur.

Anggapan Airlangga dan Khofifah menjajaki kemungkinan berduet di Pilpres disampaikan pengamat komunikasi politik M Jamiluddin Ritonga.

baca juga:

"Airlangga kemungkinan menjajaki peluang berpasangan dengan Khofifah dalam Pilpres 2024. Airlangga capres, Khofifah cawapres," katanya.

Jamil menyebut pilihan logis jika Airlangga maju sebagai calon presiden bersama Khofifah sebagai calon wakil presiden. Menurutnya, Khofifah memiliki kapasitas.

Khofifah pernah dua kali menjabat menteri. Di era Presiden Abdurrahman Wahid, Khofifah dipercaya menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan. Sementara di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Khofifah didapuk sebagai Menteri Sosial. Selain itu, Khofifah juga pernah menjadi anggota DPR dan sekarang menjabat Gubernur Jawa Timur.

"Karier Khofifah sudah lebih dari cukup untuk menjadi cawapres, kapasitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi," jelasnya.

Menurutnya, Khofifah cawapres perempuan potensial karena punya basis massa pendukung sangat besar. Khofifah sangat berpengaruh di ormas Muslimat NU yang anggotanya tersebar di pelosok Tanah Air.

Menurutnya, sangat logis bila Airlangga menjajaki Khofifah menjadi cawapresnya. Berpasangan dengan Khofifah juga bisa meningkatkan popularitas dan elektabilitas Airlangga. 

"Upaya Golkar mengusung Airlangga pada Pilpres 2024 akan terwujud bila dipasangkan dengan sosok yang punya kapasitas dan pendukung massa yang besar, salah satunya Khofifah," demikian kata Jamiluddin Ritonga.[]