Tech

LJ, Pemain Baru EVOS yang Pernah Disebut Anak Setan karena Ngegame Terus

LJ mengaku bahwa dirinya memang bandel ketika dulu karena terus-menrus bermain gim hingga lupa waktu


LJ, Pemain Baru EVOS yang Pernah Disebut Anak Setan karena Ngegame Terus
Joshua “LJ” Darmansyah (Instagram/rrq_lj)

AKURAT.CO, Joshua “LJ” Darmansyah beberapa waktu lalu resmi bergabung dengan EVOS Legends. Kepindahannya dari RRQ Hoshi yang notabene adalah tim rival abadi EVOS cukup menghebohkan para penggemar Mobile Legends: Bang Bang. Bersama RRQ, LJ telah menorehkan banyak prestasi dengan role­ tank-nya yang vital.

Sebelum menjadi pro player seperti saat ini, LJ ternyata adalah seorang gamer PC. Tak berbeda dengan anak seusianya kala itu, LJ kerap menghabiskan waktu di warnet untuk bermain gim. Sampai pada akhirnya LJ melihat iklan tentang Mobile Legends di Facebook dan penasaran untuk memainkannya.

Singkat cerita, LJ mulai rajin memainkan gim Mobile Legends dan terus menerus melakukan push rank seorang sendiri. Tak jarang, ia hingga tak keluar kamar berjam-jam saat sedang bermain. Player berjuluk Bapak Khufra Indonesia itu mengakui bahwa dirinya memang bandel ketika dulu, karena sering lupa waktu saat bermain gim.

LJ mengatakan bahwa orangtuanya tak jarang memarahinya karena melihat ia bermain gim terus-menerus. Dianggap buang-buang waktu dan tidak menghasilkan menjadi alasan orangtua LJ tidak setuju anaknya bermain gim terus-menerus.

“Pernah waktu dulu disuruh beli kecap ke warung tapi gua enggak bisa. Karena gimnya enggak bisa di-pause kan, jadi gua bilang nanti-nanti. Eh karena kesal, sampai dibilang anak setan sama mama,” tutur LJ dalam video wawancaranya di saluran YouTube Jonathan Liandi.

Namun, LJ menganggap bahwa kekesalan ibunya itu adalah hal yang wajar. LJ mengaku bisa mengerti kenapa orangtuanya selalu marah ketika ia secara terus-menerus menghabiskan waktu untuk bermain gim. Saat ini, orangtuanya malah mendukung karier sang anak, karena LJ bisa membuktikan bahwa hobinya itu dapat menghasilkan sesuatu.

Sebelum menjadi bagian RRQ, LJ sendiri adalah pemain yang mengantarkan NXL juara di MPL ID Season 1. Di timnys itu, LJ sudah memerankan role tank. Masalah internal membuat NXL harus bubar usah menjuarai MPL edisi pertama itu. Setelahnya, LJ sempat bergabung dengan Aerowolf meski tidak lama. LJ mengaku bahwa sebelum bergabung ke RRQ, sebelumnya sudah ada tawaran dari EVOS.

“Sempat galau pas diajak Valdo ke EVOS, tapi karena suatu hal akhirnya waktu itu lebih pilih ke RRQ,” jelas LJ.

Kepindahannya ke EVOS, membuat LJ harus beradaptasi kembali dengan rekan-rekan dan lingkungan yang baru. LJ sendiri belakangan memang sudah jarang dimainkan RRQ, hingga di MPL ID Season 6 kemarin pun, ia hanya main beberapa kali. Kini di EVOS, LJ siap menjadi tank andalan tim barunya itu.

Berasama EVOS, LJ sudah memiliki target besar. Ia berambisi mampu meraih gelar juara dunia. Gelar yang belum pernah ia raih saat bermain untuk RRQ selama satu tahun terakhir. Ia yakin bersama EVOS mampu mewujudkan impiannya itu. EVOS sendiri sudah pernah melakukannya dengan menjuarai M1.