Ekonomi

LIPI: Percepatan Koordinasi Antar Lembaga Kunci Realisasi Investasi

LIPI menilai percepatan koordinasi antar lembaga menjadi salah satu kunci untuk membuat investor segera merealisasikan komitmen investasinya di Tanah Air.


LIPI: Percepatan Koordinasi Antar Lembaga Kunci Realisasi Investasi
Ilustrasi Pabrik Tesla (dok. CNET)

AKURAT.CO Kepala Pusat Penelitian Bidang Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Agus Eko Nugroho menilai percepatan koordinasi antar lembaga menjadi salah satu kunci untuk membuat investor segera merealisasikan komitmen investasinya di Tanah Air.

Menurut Agus, terkait investasi memang melibatkan banyak koordinasi antar lembaga pemerintah. Ia mencontohkan jika itu terkait pajak, maka lembaga yang melakukan koordinasi mulai dari Kementerian Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hingga Kementerian Perindustrian, dan lainnya yang berada.

"Nah komunikasi dan koordinasi antar lembaga dan kementerian ini harus konkret dan cepat dalam merespon perubahan struktur tax rate terhadap sektor-sektor tertentu yang memang membutuhkan," ujar Agus melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Menurut Agus, saat ini banyak peluang investasi yang dapat ditawarkan kepada investor, termasuk produk kesehatan, serta industri terkait inovasi dan teknologi.

"Investasi-investasi ini memiliki arah yang konkret dan dapat memfasilitasi perubahan konsumsi masyarakat yang saat ini trennya memang mengalami perubahan," kata Agus dilansir dari Antara.

Selain, menurut dia, pekerjaan rumah pemerintah lainnya adalah menjaga kepercayaan masyarakat mengenai vaksin Covid-19 agar dapat mendorong konsumsi masyarakat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh LIPI, saat ini masyarakat lebih memilih menabung dibandingkan konsumsi.

"Dengan memberikan confidence mengenai vaksin ini, maka akan mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi," ujar Agus.

Ia menambahkan, meningkatkan kembali tingkat konsumsi masyarakat ini cukup penting. Sebab, salah satu magnet Indonesia sebagai tujuan investasi adalah potensi pasarnya yang besar.

Ia juga mengatakan, pemerintah perlu mendampingi dan memfasilitasi investor dan menyelesaikan hambatan investasi. Jangan, kata dia, investor sudah menyatakan minatnya, namun realisasinya berinvestasi di negara lain, seperti Tesla yang awalnya dikabarkan akan membangun pabrik mobil listrik di Indonesia, namun akhirnya “lari” ke India.

Sumber: Antara

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu