Ekonomi

Lindungi Masyarakat dari Fintech dan Investasi Bodong, OJK Bentuk Warung Waspada Investasi


Lindungi Masyarakat dari Fintech dan Investasi Bodong, OJK Bentuk Warung Waspada Investasi
Konferensi Pers, Satgas Waspada Investasi di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (31/10) (AKURAT.CO/Wayan Adhi Mahardhika )

AKURAT.CO Satuan Waspada Investasi (SWI) bersama 13 kementerian/lembaga yang menjadi anggotanya berinisiatif membuka layanan pengaduan, konsultasi dan sosialisasi langsung mengenai berbagai persoalan terkait investasi, fintech lending dan gadai swasta ilegal kepada masyarakat dengan membuka "Warung Waspada Investasi".

"Kami jemput bola agar masyarakat bisa langsung melaporkan terkait persoalan soal investasi bodong atau fintech nakal," kata ketua SWI Tongam Lumban Tobing dalam jumpa pers di kantor OJK, Jakarta Kamis (31/10/2019).

Tongam menjelaskan, sebagai tahap awal, Warung Waspada Investasi akan dibuka setiap hari Jumat pukul 09.00 - 11.00 WIB bertempat di The Gade Coffe and Gold, Jalan H. Agus Salim, Jakarta Pusat.

Dalam Warung Waspada Investasi tersebut akan hadir perwakilan dari 13 kementerian/lembaga anggota Satgas Waspada Investasi yang akan melayani pertanyaan ataupun aduan masyarakat mengenai kegiatan investasi ilegal, fintech lending ilegal ataupun gadai swasta ilegal.

"Selama ini laporan atau pertanyaan masyarakat lebih banyak masuk ke kontak OJK 157, email [email protected] atau email kami. Untuk itu, dengan adanya warung ini diharapkan masyarakat lebih cepat mengadu kepada kami," ucapnya.

Keberadaan Warung Waspada Investasi ini juga diharapkan semakin meningkat pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan resiko jasa dan layanan sektor jasa keuangan serta semakin mewaspadai maraknya tawaran investasi dan fintech lending ilegal.

Seperti diketahui hingga 31 Oktober 2019, Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 297 entitas baru yang melakukan kegiatan fintech peer to peer lending ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

Sebelumnya pada 7 Oktober 2019 satgas juga menemukan 133 entitas fintech lending ilegal.

Total entitas fintech ilegal yang ditangani satgas Waspada Investasi sampai dengan 31 Oktober 2019 sebanyak 1.369 entitas sedangkan total yang telah ditangani satgas sejak tahun 2018 s/d 31 Oktober 2019 sebanyak 1.773 entitas fintech lending ilegal.

Di waktu yang sama Plt. Direktur Pengendalian Aplikasi Informasi , Anthonius Malau mengatakan pihaknya setiap hari melakukan penyisiran fintech ilegal yang nantinya juga akan dilaporkan ke Satgas Waspada Investasi untuk diverifikasi.

"Setelah verifikasi langsung kami blokir. Ini diharapkan memberikan perlindungan  konsumen dan masyarakat," katanya. []