Olahraga

Lima Pebulutangkis Positif COVID-19, Pelatnas Malaysia Ditutup Sementara

Latihan di Akademi Bulutangkis Malaysia ditiadakan beberapa hari ke depan sementara menunggu evaluasi pada Senin mendatang.


Lima Pebulutangkis Positif COVID-19, Pelatnas Malaysia Ditutup Sementara
Federasi Bulutangkis Dunia, BWF, menganggap perubahan sistem perhitungan angka dari 21 angka ke sebelas angka akan membuat bulutangkis menjadi lebih menarik. ( ABC.NET.AU)

AKURAT.CO, Akademi Bulutangkis Malaysia (ABM) ditutup hari ini, Sabtu (17/4), setelah lima pemainnya dinyatakan positif virus corona (COVID-19). Latihan di Pelatihan Nasional Bulutangkis Malaysia itu akan ditiadakan dalam beberapa hari ke depan sementara aktifitas sekolah digelar secara daring.

Sebagaimana dikabarkan The Star, beberapa orang yang melakukan kontak dengan para pemain yang terpapar COVID-19 juga sudah melakukan karantina. Karantina dilakukan atas instruksi Institut Olahraga Nasional (NSI), Dewan Olahraga Nasional (NSC), dan Kementerian Kesehatan.

“Dengan demikian, kami meminta pengertian dan dukungan Anda untuk mengetahui setiap tindakan yang diambil adalah untuk kepentingan anak-anak Anda,” kata Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) saat memberi informasi kepada orang tua para atlet.

“Tentu saja tindakan ini diambil dari saran dan mengikuti langsung arahan dari Kementerian Kesehatan, NSI, dan NSC.”

Namun demikian, pemeriksaan juga dilakukan terhadap atlet, pelatih, dan ofisial yang tinggal di ABM. Sebanyak 91 orang yang berada di akademi yang terletak di Bukit Kiara di Kuala Lumpur, Malaysia, tersebut dinyatakan negatif.

“ABM juga sudah diperiksan dan melalui proses sanitiasi pada Jumat (lalu),” kata BAM.

Belum diketahui pasti kapan pelatihan akan dilanjutkan seraya menanti tinjauan pada Senin mendatang. Kemungkinan, latihan di tempat berlatihnya pebulutangkis terbaik Malaysia tersebut akan dilakukan dalam gelembung karantina jikapun tetap dilanjutkan.

“Kesehatan, keselamatan, dan keberadaan semua orang di ABM tetap menjadi prioritas utama. Semua orang di asosiasi berharap enam atlet (yang terpapar) menjalani pemulihan segera,” kata BAM.

Akan halnya Indonesia, Pelatnas Malaysia juga sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan atlet untuk Olimpiade Tokyo 2021. Menjelang ke Tokyo, turnamen yang tersedia untuk mengumpulkan angka di antaranya adalah India Terbuka dan Malaysia Terbuka pada Mei dan Singapura Terbuka pada Juni.

Malaysia sendiri saat ini sedang bergembira selepas atlet tunggal putra mereka, Lee Zii Jia, meraih gelar All England perdana pada Maret lalu. Zii Jia diharapkan bisa menggantikan Lee Chong Wei yang sudah memutuskan pensiun sejak 2019.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu