Lifestyle

5 Cara Gairahkan Seks Pasangan yang LDR

Berikut lima cara menghidupkan hasrat berhubungan intim atau seksual saat LDR dengan pasangan, di tengah pandemi Covid-19


5 Cara Gairahkan Seks Pasangan yang LDR
Ilustrasi hubungan LDR. (DAILYMAIL.CO.UK)

AKURAT.CO, Long distance relationship (LDR) memang jadi ujian nyata buat sebuah hubungan, terutama hubungan suami-istri. 

Bagaimana tidak, agenda berhubungan intim harus ditunda entah sampai kapan. Terlebih kondisi pandemi Covid-19 membuat segala sesuatunya serba terbatas karena persyaratan tertentu.

Namun, kamu dan pasangan tentu tidak ingin menyerah untuk berhubungan intim, meski jarak memisahkan kalian kan? Oleh karena, kalian perlu siasat-siasat khusus untuk menghadapi LDR suami-istri versi pandemi Covid-19.

Berikut lima cara menghidupkan hasrat berhubungan intim atau seksual saat LDR dengan pasangan, di tengah pandemi Covid-19.

Sexting

Phone sex atau video call sex mungkin terbilang tabu buat sebagian pasangan. Sebab, melontarkan kata-kata 'nakal' seperti dirty talks bahkan mengenakan busana seksi sembari video call, rasanya masih risih meski dilakukan oleh suami atau istri.

Oleh karena itu, demi menyiasatinya, pertama, kamu bisa mencoba berkirim chat 'nakal' seperti sexting. Sexting mengawinkan konsep sex dan texting.

Inspirasinya, didapat dari podcast dengan konten audio erotis, novel bertema erotis atau video porno. 

Dilansir dari laman Insider, Ahli Terapis Seks, Emily Morse, menyarankan untuk menuliskan kata-kata atau frasa yang menurut kamu bisa membangkitkan gairah seks pasangan.

"Kalau kamu masih merasa malu, kamu bisa menuliskan suasana menggairahkan saat terakhir menghabiskan waktu bersama pasangan," ujar Emily, seperti dikutip Insider, pada Sabtu, (9/10).

Kamu juga bisa menuliskan fantasi-fantasi saat nanti bisa bertemu dengan si dia. Hal ini bisa menumbuhkan semangat bahkan bisa melangkah ke phone sex atau video call sex.

Kirim foto romantis

Sexting, phone sex maupun video call sex mungkin biasa dilakukan pasangan LDR. Kali ini coba lakukan hal berbeda dengan kirim foto ke pasangan.

Di awal masa pandemi, melakukan virtual photoshoot begitu populer. Coba terapkan konsep ini ketika kamu dan pasangan sedang nge-Zoom bersama, lalu kamu memakai kostum manis tetapi sedikit seksi. Misalnya dengan baju tidur model kimono berwarna putih atau merah muda atau lingerie kesukaan dia.

"Kenakan lingerie terpanas atau celana 'gemas' dipadu tank top ketat, apapun yang membuat kamu merasa nyaman di depan kamera. Lalu tulis keterangan provokatif untuk tiap foto, termasuk apa yang akan kamu 'lakukan' padanya, jika ada di sana dan kirimkan," ujar Seksolog Allison, dikutip Huffington Post pada Sabtu, (9/10).

Bermain dengan audio

Teknologi kekinian memungkinkan kamu saling bertatao-tataoan via panggilan video seperti WhatsApp video call, Zoom atau Skype. Untuk memberikan pengalaman baru, coba sesekali kembali pada cara lama yakni menelpon pasangan di malam hari.

"Ketika kita bisa melihat pasangan, kita sering berhenti mendengarkan. Saat kita terlihat, kita bisa terkungkung pada penampilan kita. Jadi santai saja dan ngobrol," sambung Terapis Pernikahan dan Keluarga, Steven Ing.

Senada dengan Ing, Allison mengatakan bahwa suara kamu bisa menumbuhkan imajinasi-imajinasi liar. Tak perlu memusingkan apa yang ingin dikatakan karena intinya adalah bagaimana kamu mengatakannya. 

Ucapan sesederhana, 'Selamat pagi' dengan nada manja dari wanita atau lembut dan berat dari pria saja bisa menyiratkan makna berbeda bagi pasangan.

Sex toys

Kehadiran sex toys bukan untuk menggantikan pasangan. Namun, mainan satu ini bakal jadi solusi terbaik. 

Bayangkan jika kamu distimulasi secara audio plus visual dari jarak jauh, sementara sex toys menjalankan stimulasi secara langsung.

Bahkan ada beberapa jenis sex toys yang dipakai berpasangan via aplikasi, seperti vibartor bernama "Monster Pub" yang bisa dikendalikan dengan aplikasi tertentu. 

Kamu bisa menyerahkan kontrol sex toys ini kepada pasanganmu, sehingga bakal ada stimulasi-stimulasi tak terduga.

Buat wish list seksual

LDR memberikan kesempatan bagi kamu dan pasangan untuk merencanakan pertemuan yang menyenangkan. Sebisa mungkin ini dibuat istimewa. Kalau perlu dibuatkan 'wish list', apa saja yang ingin dilakukan saat nanti bertemu.

Terapis Pasangan dan Keluarga yakni Tracy Ross, menyarankan untuk menjaga percikan tetap hidup lewat wish list seksual. Caranya, kamu dan pasangan membuat daftar hal gaya berhubungan intim apa saja yang ingin di coba, lalu foreplay apa yang akan dilakukan.

"Aturan dasarnya adalah tidak ada kewajiban, tidak ada rasa malu," jelas Tracy.