News

Lili Pintauli Mundur, Marwah KPK Terjaga

Mundurnya Lili dinilai akan tetap menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia.


Lili Pintauli Mundur, Marwah KPK Terjaga
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman sekaligus pelapor kasus PT. Jiwasraya, datangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Senin (6/1/2020). (AKURAT.CO/Aricho Hutagalung)

AKURAT.CO Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengomentari rencana mundurnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar.

Lili sudah sepantasnya mundur. Lili kabarnya sudah mengajukan surat pengunduran diri karena kembali menjalani sidang etik oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK lantaran diduga menerima gratifikasi berupa fasilitas menonton MotoGP Mandalika 2022 dari Pertamina bisa menjaga nama baik KPK.

"Mundurnya LPS (Lili Pintauli Siregar) akan menjaga marwah dan nama baik KPK karena masyarakat tidak perlu tahu apa kesalahan LPS sehingga tidak akan berpengaruh negatif terhadap KPK," ungkapnya.

baca juga:

Menurutnya pengunduran Lili akan menjaga nama baik lembaga antirasuah sehingga akan tetap mendapatkan kepercayaan publik untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Bu LPS saya minta tolong jagalah KPK dan jagalah pemberantasan korupsi agar tetap didukung rakyat dengan cara hanya satu yaitu mundur," ungkapnya.

"Dengan mundur maka tidak perlu lagi sidang dewan etik sehingga hemat waktu," tambahnya.

Boyamin mengungkapkan dengan pengunduran diri yang dilakukan Lili, nantinya Dewas tidak perlu memberikan sanksi yang berat seperti halnya pemecatan.

"Jika LPS bersedia mundur, maka tidak perlu ada sanksi berat misal pemecatan, sehingga LPS masih berhak uang pensiun dan tunjangan lain-lain," ujarnya.

"Kalau dipecat apalagi tidak dengan hormat maka berpotensi hangus uang pensiun dan tunjangan-tunjangan lainnya," tambahnya.