Ekonomi

Lika-liku Kevin Aluwi Bawa Gojek Hingga Jadi Unicorn!

CEO GoJek, Kevin Aluwi menceritakan pengalamannya selama mendirikan Gojek


Lika-liku Kevin Aluwi Bawa Gojek Hingga Jadi Unicorn!
Gojek (AKURAT.CO/ Azhar Ilyas)

AKURAT.CO, Platform transportasi online Gojek merupakan salah satu unicorn di Asia Tenggara. Apalagi Gojek juga telah mengumumkan untuk meningkatkan investasi strategisnya di Singapura dan Vietnam.

Kedua pasar ini menjadi sentra pertumbuhan yang kuat untuk bisnis Gojek ke depan, di mana Gojek akan menjalankan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan jumlah mitra driver dan mitra merchant, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta meluncurkan produk dan layanan baru.

Sebelum berjaya seperti sekarang ini, tentunya ada lika-liku perjalanan yang harus dilalui perusahaan Gojek dari startup hingga menjadi unicorn. Lantas, gimana sih kisahnya?

baca juga:

Co Founder dan CEO GoJek, Kevin Aluwi menceritakan pengalamannya selama mendirikan Gojek. Kevin mengatakan, ia masih ingat saat Gojek baru meluncurkan aplikasi pada tahun 2015, mereka hanya memiliki tiga produk, yaitu GoRide, GoShop dan GoSend.

Kevin mengatakan ia ingin memaksimalkan potensi yang dimiliki mitra Gojek sehingga tak hanya sekadar untuk antar-jemput penumpang. Oleh karena itu, ada GoShop untuk membeli barang di minimarket dan GoSend untuk jasa titip antar barang.

Dalam video YouTube bertajuk "Vodcast SSI Ep 3 - Kevin Aluwi: Think Big, Start Small, Be Agile: Bagaimana Gojek Menjadi Super App", lebih lanjut Kevin mengatakan alasan mereka meluncurkan GoFood yakni karena mereka melihat kebanyakan orang-orang meminta dibelikan makanan melalui GoShop. Dari situlah Kevin sadar akan kebutuhan masyarakat sehingga meluncurkan GoFood.

Kemudian, Gojek pun meluncurkan GoPay karena melihat kendala mitra dan pelanggan yang sering kesulitan soal kembalian. Dengan keribetan bayar-membayar secara tunai, akhirnya GoPay pun diluncurkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kevin sendiri mengaku senang saat baru diluncurkan pada tahun 2015, Gojek menjadi ramai dibicarakan orang. Kevin sangat berterimakasih bagaimana Gojek mampu diterima dengan baik oleh masyarakat.

Untuk memastikan apakah sebuah startup layak dipertahankan dan diperjuangkan, Kevin mengatakan yakni dengan melihat apakah milestone yang ditargetkan mampu tercapai atau tidak. Selain itu juga sambil dibandingkan dengan pengeluaran yang selama ini dikeluarkan, termasuk budget marketing hingga para programer. Paling tidak, dalam waktu enam bulan bisa dilihat apakah bisnis yang dijalankan bagus atau tidak.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi