Olahraga

Liga Bisa Gagal Terlaksana Gara-gara Ulah Oknum Suporter Persija dan Persib

Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti menyesalkan prilaku oknum suporter Persija dan Persib.


Liga Bisa Gagal Terlaksana Gara-gara Ulah Oknum Suporter Persija dan Persib
Pendukung klub sepakbola Persija The Jak Mania berkeliling di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (30/9/2018). Tak hanya berjalan tuk meramaikan saja, mereka juga menggalang dana atas tewasnya Haringga Sirla saat menyaksikan laga Persib melawan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti menyesalkan prilaku oknum suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung usai final Piala Menpora 2021. Menurutnya, hal itu bisa membuat pihak kepolisian bisa membatalkan untuk mengeluarkan surat izin menggelar Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

"Kami sayangkan ulah para suporter tersebut. Tindakan mereka akan menjadi catatan buruk bagi Kemenpora, PSSI dan penyelenggara yang bisa saja berimbas pada pelaksanaan Liga 1 nanti,”kata dia di Surabaya, Selasa (27/4).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, final Piala Menpora 2021 mempertemukan Persib Bandung dan Persija Jakarta yang akhirnya menjadi juara.Usai final, sejumlah pendukung Persija berkonvoi kemenangan di Bundaran HI, Jakarta.

Sedangkan di Bandung, pendukung Persib menggeruduk Graha Persib dan melakukan sweeping kendaraan berpelat Jakarta.

Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai aksi suporter itu bisa membuat  polisi tidak mengeluarkan izin menggelar Liga 1 2021-2022. DPD asal Jawa Timur itu meminta suporter lebih dewasa menyikapi hasil  pertandingan dan mematuhi regulasi. Dia berharap kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan tidak terulang kembali. 

"Tak perlu berlebihan menyikapi hasil pertandingan, apalagi tanpa menerapkan protokol kesehatan. Kerugian yang ditimbulkan tidak sepadan dengan keselamatan diri dan orang lain," kata La Nyalla.Ketua

Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timut itu mengatakan keberhasilan Piala Menpora 2021 menjadi pembuka pintu untuk bergulirnya lagi Liga 1 dan Liga 2.

"Pelaksanaan Piala Menpora 2021 menurut saya sudah bagus dari sisi pertandingan dan penerapan protokol kesehatan. Ada beberapa kontroversi, namun masih wajar dan dapat ditoleransi. Yang jadi catatan soal aksi para suporter. Semoga aparat keamanan tak terpengaruh dan tetap memberikan izin," kata dia.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu juga memohon suporter belajar dari peristiwa itu.

 "Jangan sampai karena ulah segelintir orang, kemudian dunia sepak bola Tanah Air kena getah," kata La Nyalla seraya meminta suporter agar instrospeksi, sebagaimana diberitakan Antara.

"Jadilah suporter yang bijak dan taat aturan. Kita semua sudah rindu ingin menikmati pertandingan di stadion dan ingin atmosfer sepak bola di Indonesia semakin sehat," pungkas La Nyalla.[]

Sumber: Antara