Olahraga

Nasib Liga 2 Ditentukan Di KLB, Menpora Tegaskan Pemerintah Tak Intervensi

Nasib Liga 2 Ditentukan Di KLB, Menpora Tegaskan Pemerintah Tak Intervensi
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan usai meninjau latihan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (5/1). (Akurat.co/Dimas Ramadhan)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, bisa dikatakan sudah berdiri di batas kewenangannya sehubungan dengan polemik Liga 2 Indonesia 2022-2023. Sejalan dengan keputusan bahwa nasib Liga 2 akan ditentukan di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari nanti, Menpora mengatakan pihaknya tak bisa lebih jauh.

“Saya kira itulah keputusannya. Presiden memberikan arahan ke saya untuk cari jalan keluar. Saya sebelumnya sudah mengundang PSSI, LIB (Liga Indonesia Baru), untuk berdiskusi,” kata Zainudin di Jakarta, Rabu (25/1), sebagaimana dipetik dari Antara.

“Dan kemudian mereka mengundang (klub) Liga 2 semalam, dan kemudian akhirnya diputuskan untuk direkomendasikan ke KLB PSSI dan menunggu keputusan baru.”

baca juga:

Kesepakatan membawa Liga 2 ke KLB merupakan imbas dari keputusan PSSI yang tak melanjutkan kompetisi kasta kedua tersebut beberapa waktu lalu. Sebagian klub memprotes karena keputusan tersebut dianggap diambil sepihak oleh PSSI.

Menpora kemudian menerima perwakilan klub Liga 2 untuk membicarakan masalah ini. Dari pertemuan tersebut, politisi Partai Golkar itu berjanji memberikan jalan keluar dengan mencari jalan tengah antara klub Liga 2 dan PSSI.

Klub Liga 2, PSSI, dan LIB sebagai operator kompetisi akhirnya melakukan pertemuan di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (24/1). Pertemuan itu menghasilkan keputusan bahwa Liga 2 dibicarakan di KLB dan Pemerintah melalui Menpora harus menerima hal tersebut.

“Itu namanya intervensi,” kata Menpora soal kemungkinan upaya Pemerintah terlibat dalam pembicaraan soal Liga 2 di KLB.

Adapun LIB dan PSSI tampaknya melunak dengan membuka kemungkinan untuk melanjutkan kembali Liga 2. Direktur LIB, Ferry Paulus, merencanakan bahwa sepakmula Liga 2 yang terhenti sejak tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober lalu pada pekan terakhir Februari mendatang.

"Bahwa kaitannya dengan akan berakhirnya kompetisi Liga 2, di mana melihat kondisi per hari ini, sebagian besar klub sedang istirahat, dan sudah ada banyak yang membubarkan timnya, sehingga kita merancang kick-off Liga 2 itu akan berlangsung pada waktu tanggal 24 Februari," kata Ferry.[]