Olahraga

Lifter Muda Indonesia Jadi yang Terbaik di Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia


Lifter Muda Indonesia Jadi yang Terbaik di Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia
Lifter Windy Cantika Aisah mendapatkan medali emas usai bertanding dalam perebutan medali emas pada cabang olahraga (cabor) angkat besi kelas 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Ninoy Aquino Stadium, Manila, Filipina, Senin (2/12/2019). Dalam pertandingan ini, lifter asal Bandung itu berhasil meraih medali emas dengan mencatatkan total angkatan 190 kg dengan rincian 86 kg pada kategori snatch dan 104 kg pada kategori clean and jerk. Adapun medali perak diraih lifter Myanmar Pyae Pyae Phyo dan perun (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Lifter muda Indonesia, Windy Cantika Aisah meraih medali emas pada Kejuaraan Angkat Besi Remaja dan Junior Asia 2020 di Tashkent, Uzbekistan, Jumat (14/2). Pada kejuaraan yang merupakan salah satu ajang kualifikasi kategori gold menuju Olimpiade 2020 Tokyo itu, Windy membukukan total angkatan 185 kg dengan snatch 85 kg, dan clean and jerk 100 kg.

Berada di kelas 49 kg, Windy sukses melakukan angkatan snatch seberat 80 kg di percobaan pertama. Saat menaikkan beban pada kesempatan kedua, ia juga mulus mengangkat beban 85 kg.

Namun pada percobaan terakhir, Windy gagal mempertajam angkatan snatch-nya saat beban ditingkatkan menjadi 87 kg sehingga catatan terbaiknya hanya berada di angka 85kg.

Begitu pun dengan angkatan clean and jerk, catatan terbaik Windy muncul di kesempatan pertama, ketika ia hanya mampu mengangkat 100 kg. Ia kembali gagal kala menaikkan beban menjadi 105 kg di kesempatan kedua maupun 106 kg di percobaan ketiga.

Meski begitu, hasil tersebut berhasil menempatkannya di posisi pertama untuk kemudian meraih medali emas bagi tim angkat besi Indonesia.

Adapun medali perak di kelas tersebut direbut lifter China Taipei, Lin Cheng-Jin, yang membukukan total angkatan 164 kg, dengan snatch 74 kg dan clean and jerk 90 kg. Sementara medali perunggu diraih lifter asal Jepang, Higa Sei, dengan total angkatan 158 kg (snatch 71 kg dan clean and jerk 87 kg).

Meski menempati peringkat pertama, catatan Windy itu justru menurun dibanding yang dibukukannya pada SEA Games 2019 Filipina, ketika ia menyumbangkan medali emas untuk tim Merah Putih berkat total angkatan 190 kg. Kendati begitu, pelatih kepala angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja, tetap bersyukur anak asuhnya bisa meraih emas sekaligus mengumpulkan poin menuju Olimpiade Tokyo 2020.

“Hasil ini sangat luar biasa karena level kejuaraan ini lebih bergengsi ketimbang SEA Games atau level gold. Sedangkan SEA Games kemarin levelnya silver. Tentunya, poin untuk meraih tiket Olimpiade Tokyo semakin terbuka,” kata Dirdja, seperti dilansir Antara.[]