Olahraga

Lifter 17 Tahun Berpeluang Dampingi Eko Yuli di Olimpiade Tokyo 2020


Lifter 17 Tahun Berpeluang Dampingi Eko Yuli di Olimpiade Tokyo 2020
Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah saat mengangkat beban dalam perebutan medali emas pada cabang olahraga (cabor) angkat besi kelas 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Ninoy Aquino Stadium, Manila, Filipina, Senin (2/12/2019). Dalam pertandingan ini, lifter asal Bandung itu berhasil meraih medali emas dengan mencatatkan total angkatan 190 kg dengan rincian 86 kg pada kategori snatch dan 104 kg pada kategori clean and jerk. Adapun medali perak diraih lifter Myanmar Pyae Pyae Phyo dan perungg (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisyah, ditargetkan bisa mendampingi seniornya, Eko Yuli Irawan di Olimpiade Tokyo 2020 yang mulai bergulir Juli mendatang. Harapan itu muncul bukan tanpa alasan, sebab Windy yang merupakan lifter junior itu kerap tampil memukau pada beberapa kejuaraan internasional yang pernah diikutinya.

Pada SEA Games 2019 di Filipina, Windy yang turun di kelas 49 kg itu sukses menyumbangkan medali emas untuk Merah Putih dengan total angkatan 190 kg. Catatan tersebut sekaligus mempertajam rekor dunia remaja atas nama dirinya yang dibukukan di Kejuaraan Dunia Junior dan Remaja Oktober 2019 di Pyongyang, Korea Utara dengan total angkatan 186 kg.

"Insya Allah kita bisa mengunci tiket (Olimpiade 2020). Kita lihat perkembangannya nanti sampai April. Kalau Windy sudah oke bisa mengunci tiket," ujar pelatih kepala angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja, seperti dilansir Antara.

Kendati begitu, prestasi tersebut lantas tak membuatnya aman lolos kualifikasi Olimpiade 2020. Windy masih harus mengikuti beberapa kejuaraan demi mendongkrak poin tampil di Tokyo.

Salah satu kejuaraan pra-kualifikasi yang diikuti lajang berusia 17 tahun itu saat ini adalah Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior 2020 di Taskhkent, Uzbekistan pada 13-19 Februari. Pada kejuaraan kualifikasi Olimpiade berkategori gold itu, Windy ditargetkan dapat menyamai hasil pada SEA Games 2019.

"Karena di SEA Games 2019 kategorinya silver, yang artinya total angkatan 190 kg nilainya 840 poin. Di sini (Uzbekistan) kategorinya gold, nilainya sama, berarti dapat 880 poin," kata Dirdja.

Saat ini, Windy masih berada di peringkat ketujuh dunia, dan dia setidaknya harus tembus delapan besar serta tampil konsisten di berbagai kejuaraan demi mendampingi Eko di Olimpiade 2020. Sementara Eko yang kini berada di peringkat kedua sudah memastikan tiket tampil di Olimpiade Tokyo 2020 setelah berhasil meraih medali emas pada kejuaraan angkat besi Fajr Cup 2020 di Rasht, Iran awal Februari lalu.[]